Ini Penjelasan Doni Monardo Soal Mundurnya Akmal Taher dari Satgas Covid-19

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala BNPB Doni Monardo saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 22 September 2020. Selain membahas anggaran pagu untuk program kerja tahun 2021, rapat juga membahas perkembangan penanganan COVID-19 dan penanganan bencana alam di Indonesia. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Kepala BNPB Doni Monardo saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 22 September 2020. Selain membahas anggaran pagu untuk program kerja tahun 2021, rapat juga membahas perkembangan penanganan COVID-19 dan penanganan bencana alam di Indonesia. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Doni Monardo membenarkan pengunduran diri yang dilayangkan oleh Akmal Taher.

    Akmal Taher merupakan Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satuan Tugas Penanggulangan Covid-19. "Iya betul, kegiatan di satgas nonstop, sementara aktifitas di kampus juga masih jalan," ujar Doni saat dihubungi pada Jumat, 25 September 2020.

    Doni mengatakan, Akmal memilih untuk fokus di pendidikan. Alhasil, Guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia memutuskan untuk mengajukan surat pengunduran diri pada 24 September 2020 malam.

    "Iya, beliau ingin fokus beraktifitas di kampus. Namun, Prof Akmal akan tetap bantu satgas," ucap Doni.

    Satuan Tugas Penanganan Covid-19 merupakan organ baru setelah Presiden Joko Widodo membentuk Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional pada Juli lalu. Satgas berada di bawah struktur komite, yang dipimpin Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, dan merupakan “alih rupa” Gugus Tugas Penanganan Covid-19. Satgas dan Gugus Tugas dipimpin orang yang sama, yakni Doni Monardo, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

    Satgas terdiri dari empat bidang, yakni penanganan kesehatan, perubahan perilaku, teknologi informasi, dan komunikasi publik.

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Traveling Virtual di Masa Pandemi Covid-19

    Dorongan untuk tetap berjalan-jalan dan bertamasya selama pandemi Covid-19 masih tinggi.