Pembahan Kasus Covid-19 Pada 24 September Tembus Rekor, 4.634 Kasus

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengunjung menggunakan masker saat beraktivitas di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Selasa, 15 September 2020. Memasuki Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Lanjutan hari kedua suasana Mall Kota Kasablanka terpantau sepi karena adanya pembatasan kapasitas pengunjung mal maksimal 50 persen dari kapasitas mal tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Pengunjung menggunakan masker saat beraktivitas di Mall Kota Kasablanka, Jakarta, Selasa, 15 September 2020. Memasuki Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Lanjutan hari kedua suasana Mall Kota Kasablanka terpantau sepi karena adanya pembatasan kapasitas pengunjung mal maksimal 50 persen dari kapasitas mal tersebut untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 kembali menembus rekor pada Kamis, 24 September 2020. Terdapat penambahan kasus sebanyak 6.634 kasus. Ini memecahkan rekor sebelumnya, yakni kemarin sebanyak 4.465 kasus.

    "Ini adalah angka yang besar setelah beberapa hari penambahan kasus positif setiap hari di hari di atas 4 ribu," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers, Kamis, 24 September 2020.

    Wiku mengatakan jumlah kasus aktif hingga hari ini adalah 60.064 atau 22,9 persen. Angka dunia 23,16 persen. Adapun jumlah kasus meninggal penambahannya sebanyak 128 kasus. Sehingga total per hari ini ada 10.105 kasus meninggal di Indonesia.

    "Kami mohon jangan menunggu sampai 5 ribu untuk disiplin protkol kesehatan," kata Wiku.

    Untuk kasus sembuh, terdapat penambahan sebanyak 3.895. Sehingga total kesembuhan adalah 191.853 kasus atau 73,2 persen. Saat ini, pemerintah masih memiliki 110.910 kasus suspek yang ada dalam pengawasan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Gotong Royong Solid Di Masa Sulit Untuk Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia

    Kemendikbud mengajak untuk bergotong royong dan bekerja sama memastikan pembelajaran tetap berlangsung walaupun peserta didik tidak dapat hadir.