Jaksa Agung Ungkap 78 Buronan Berhasil Ditangkap Sepanjang 2020

Jaksa Agung ST Burhanuddin. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menghadiri rapat kerja bersama Komisi Hukum DPR RI pada Kamis, 24 September 2020. Dalam paparannya, ia mengatakan, melalui program Tabur atau tangkap buronan Kejaksaan Agung berhasil meringkus 78 buronan sepanjang tahun ini.

"Atau rata-rata 9 sampai 10 buronan setiap bulannya," kata jaksa agung yang disampaikan melalui video teleconference.

Ketua Komisi Hukum DPR RI Herman Hery mengatakan Kejaksaan sebagai salah satu lembaga negara yang memiliki wewenang menegakkan hukum dituntut berperan lebih dalam menegakkan supremasi hukum, perlindungan kepentingan umum, penegakan HAM, dan pemberantasan KKN.

"Dalam menjalankan tugasnya, kejaksaan berada pada posisi sentral dalam peran strategis dalam pemantapan ketahanan bangsa," tuturnya.

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono mengatakan program Tabur ini dicetuskan oleh Bidang Intelijen Kejaksaan Agung. Buronan yang ditangkap dari berbagai wilayah dengan status tersangka, terdakwa atau terpidana.

AHMAD FAIZ






Kejagung Koordinasi Jaminan Keamanan JPU dengan Polri dalam Penuntasan Kasus Ferdy Sambo

4 jam lalu

Kejagung Koordinasi Jaminan Keamanan JPU dengan Polri dalam Penuntasan Kasus Ferdy Sambo

Kejaksaan Agung berkoordinasi dengan kepolisian untuk memastikan jaminan keamanan jaksa yang menutaskan berkas Ferdy Sambo


Kejagung: Jaksa Penuntut Kemungkinan Akan Tahan Putri Candrawathi

21 jam lalu

Kejagung: Jaksa Penuntut Kemungkinan Akan Tahan Putri Candrawathi

Kejaksaan Agung menyebut penahanan Putri Candrawathi ini dilakukan untuk menghindari tersangka menghilangkan barang bukti.


Kejaksaan Agung akan Limpahkan Perkara Ferdy Sambo Cs ke Kejari Jakarta Selatan

1 hari lalu

Kejaksaan Agung akan Limpahkan Perkara Ferdy Sambo Cs ke Kejari Jakarta Selatan

Jaksa akan menggabungkan dua perkara Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J dan kasus obstruction of justice.


PM Malaysia Selidiki Mantan Jaksa Agung yang Tangani Kasus Korupsi Petinggi UMNO

1 hari lalu

PM Malaysia Selidiki Mantan Jaksa Agung yang Tangani Kasus Korupsi Petinggi UMNO

PM Malaysia memerintahkan penyelidikan atas kemungkinan pelanggaran oleh mantan jaksa agung yang menangani kasus korupsi beberapa anggota senior UMNO


Kejagung Sebut Pelimpahan Putri Candrawathi Bersamaan dengan Ferdy Sambo Cs

2 hari lalu

Kejagung Sebut Pelimpahan Putri Candrawathi Bersamaan dengan Ferdy Sambo Cs

Kejaksaan Agung akan menerima pelimpahan tersangka pembunuhan Brigadir J, Putri Candrawathi pada Senin, 3 Oktober 2022


Tersangka Korupsi Dana Penanganan Covid-19 di Flores Timur Jadi Buronan

3 hari lalu

Tersangka Korupsi Dana Penanganan Covid-19 di Flores Timur Jadi Buronan

Kasus dugaan korupsi dana penanganan Covid-19 ini menyeret tiga tersangka. Dua tersangka telah ditahan.


Apresiasi Kinerja Polri di Kasus Ferdy Sambo, Moeldoko: Kita Tunggu Proses Hukumnya

4 hari lalu

Apresiasi Kinerja Polri di Kasus Ferdy Sambo, Moeldoko: Kita Tunggu Proses Hukumnya

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menilai Polri sudah menjalankan perintah Presiden Jokowi dalam penanganan kasus Ferdy Sambo.


Bharada E Siap Hadapi Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir J

4 hari lalu

Bharada E Siap Hadapi Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir J

Ronny Talapessy menyatakan Bharada E siap menghadapi sidang kasus pembunuhan Brigadir J setelah berkasnya dinyatakan lengkap.


Korban Kasus KSP Indosurya 23 Ribu Orang, Kejagung: Kerugian Terbesar dalam Sejarah Rp 106 Triliun

4 hari lalu

Korban Kasus KSP Indosurya 23 Ribu Orang, Kejagung: Kerugian Terbesar dalam Sejarah Rp 106 Triliun

Kerugian dalam kasus KSP Indosurya disebut Kejaksaan Agung sebagai yang terbesar dalam sejarah yaitu Rp 106 triliun dengan 23 ribu korban.


Soal Penahanan Putri Candrawathi, Jampidum: Kewenangan Jaksa Penuntut Umum

4 hari lalu

Soal Penahanan Putri Candrawathi, Jampidum: Kewenangan Jaksa Penuntut Umum

Jaksa bisa saja melakukan penahanan apabila khawatir Putri Candrawathi melarikan diri, merusak barang bukti, dan melakukan tindak pidana lain.