Umrah Dibuka Bertahap, Biro dan Travel di Indonesia Tunggu Kesiapan Rekanan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi haji atau umrah. REUTERS

    Ilustrasi haji atau umrah. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Serikat Penyelenggara Umrah dan Haji Syam Resfiadi mengatakan bahwa biro perjalanan umrah dan travel belum mulai membuka pendaftaran. “Belum karena visa akan dikaitkan dengan full paket. Jadi nunggu dari kesiapan rekanan Arab Saudi,” kata Syam kepada Tempo, Kamis, 24 September 2020.

    Syam mengatakan, berdasarkan informasi yang didapatnya, aktivitas umrah untuk warga dari luar Arab Saudi kemungkinan dibuka pada 1 Januari 2021. “Dengan catatan akan diumumkan 30 hari sebelumnya bisa atau tidak,” katanya. Sehingga, biro umrah saat ini menunggu informasi rekanan, juga rilis pemerintah terkait negara yang diizinkan memberangkatkan jemaahnya.

    Menurut Syam, informasi dari Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi menyatakan bahwa pemerintah Saudi akan mengatur pelaksana umrah dari awal sampai akhir, termasuk protap yang harus diterapkan pasca pandemi Covid-19.

    “Muassasah umrah bukan hanya sekedar mengeluarkan visa, tapi benar-benar akan mengawal dari awal pelaksanaan Umroh hingga akhir pelaksanaan sehingga bisa berjalan tertib dan aman,” katanya.

    Adapun tahap dibukanya kembali umrah pasca pandemi, kata Syam, meliputi fase pertama yang diizinkannya umrah untuk warga Saudi dan ekspatriat dengan jumlah 40 persen dari kapasitas kemampuan layanan dengan penerapan protokol kesehatan.

    Kemudian diizinkannya warga Saudi dan ekspatriat di Saudi dengan jumlah 75 persen dari kapasitas kemampuan layanan. Selanjutnya warga Saudi, ekspatriat di Saudi dan negara lain sebanyak 100 persen dari kapasitas layanan.

    Fase kedua, kata Syam, adalah kembalinya layanan umrah dan ziarah pasca pandemi yang meliputi, permintaan tasrih dan layanan pemesanan, akses waktu kedatangan, transportasi menuju hotel di 2 kota suci, penempatan di hotel, pelaksanaan ibadah umrah dan ziarah, dan akses kepulangan.

    Fase ketiga adalah pasca Covid-19. Yaitu tetap menjaga protokol kesehatan, membatalkan pembatasan dan kembalinya pelayanan seperti biasa atau normal, mengurangi pembatasan dalam proses mendapatkan visa umrah, dan memberikan grade pada perusahaan umrah mengacu pada ketaatan dan standar pelayanan.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.