Mulai Besok, Emil Dardak Akan Memimpin Partai Demokrat Jawa Timur

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak saat mengunjungi Festival Mbois 4, di kawasan Jalan Kayutangan Kota Malang 9-10 Oktober 2019.  Festival ini menghadirkan puluhan industri kreatif di Kota Malang. (Dok. Hot Bottle)

    Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak saat mengunjungi Festival Mbois 4, di kawasan Jalan Kayutangan Kota Malang 9-10 Oktober 2019. Festival ini menghadirkan puluhan industri kreatif di Kota Malang. (Dok. Hot Bottle)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menunjuk Emil Elestianto Dardak atau Emil Dardak sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Jawa Timur.

    "Iya benar, Mas Emil Dardak akan menggantikan saya," ujar Plt Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Renville Antonio ketika dikonfirmasi di Surabaya, Rabu 23 September 2020.

    Emil Dardak yang saat ini menjabat Wakil Gubernur Jatim akan secara resmi menakhodai Demokrat Jatim pada Jumat, 25 September 2020.

    Pergantian pucuk pimpinan Demokrat di Jatim karena Renville beberapa waktu lalu dipercaya menjadi bendahara umum DPP. Renville yang sebelumnya menjabat sekretaris DPD Demokrat Jatim naik ke Plt ketua DPD karena menggantikan Soekarwo yang mengundurkan diri dari kepartaian karena dipercaya sebagai komisaris utama di salah satu BUMN.

    Dari informasi yang dihimpun, AHY mendengarkan aspirasi beberapa orang sebelum menunjuk Emil Dardak dan terlebih dahulu meminta masukan dari struktural DPD Demokrat beserta tokoh-tokoh di Jatim.

    Masa jabatan Emil, kata Renville, akan berlaku sampai DPD Demokrat Jawa Timur menggelar musyawarah daerah (musda) yang sampai saat ini belum dijadwalkan.

    "Tugas yang harus dilakukan Mas Emil dalam waktu dekat membantu memenangkan Pilkada di Jatim, melakukan branding dan menjalankan roda partai," tutur Renville.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Belajar dari Lonjakan Kasus Covid-19 Pada Liburan Lalu

    Tak hendak mengulang lonjakan penambahan kasus Covid-19 akibat liburan 28 Oktober 2020 mendatang, pemerintah menerapkan beberapa strategi.