Meninggal karena Covid-19, Bupati Berau Terkonfirmasi Positif Sejak 10 September

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Berau Muharram dikabarkan meninggal karena Covid-19, pada Selasa, 22 September 2020.

    Bupati Berau Muharram dikabarkan meninggal karena Covid-19, pada Selasa, 22 September 2020.

    TEMPO.CO, Jakarta - Bupati Berau Muharram dikabarkan meninggal karena Covid-19, pada Selasa, 22 September 2020. Kabar ini turut dikonfirmasi Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. “Dapat infonya demikian,” kata Mardani kepada Tempo.

    Muharram yang merupakan kader PKS meninggal di RS Pertamina Balikpapan, Kalimantan Timur, pada pukul 16.45 Wita. Ia meninggal setelah beberapa hari dirawat sebagai pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

    Muharram merupakan calon inkumben pada Pilkada 2020. Ia dinyatakan terkonfirmasi positif, pada 10 September 2020 setelah menjalani tes kesehatan di RSUD Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Ia menjalani tes tersebut sebagai syarat mendaftar peserta Pilkada 2020.

    Pada 11 September 2020, Muharram melalui media sosial Pemkab Berau mengunggah video. Ia mengenakan baju pasien dan menjelaskan kondisinya setelah menjalani perawatan selama satu hari di RS Pertamina Balikpapan.

    Belum diketahui bagaimana Muharram tertular virus tersebut. Namun pada 1 September 2020, Bupati Muharram mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo saat kunjungan kerja ke Maratua, Kabupaten Berau.

    FRISKI RIANA | ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Kasus Rangga, Bocah Yang Cegah Ibu Diperkosa

    Pada Kamis, 15 Oktober 2020, tagar #selamatjalanrangga trending di Facebook dan Twitter.