Megawati dan Para Elit Partai akan Turun Gunung Kampanyekan Gibran - Teguh

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka (kanan) dan Teguh Prakosa mengayuh sepeda ontel menuju kantor KPU Solo untuk melakukan pendaftaran Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) 2020 di Solo, Jawa Tengah, Jumat, 4 September 2020. ANTARA/Mohammad Ayudha

    Pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka (kanan) dan Teguh Prakosa mengayuh sepeda ontel menuju kantor KPU Solo untuk melakukan pendaftaran Pemilihan Wali Kota (Pilwakot) 2020 di Solo, Jawa Tengah, Jumat, 4 September 2020. ANTARA/Mohammad Ayudha

    TEMPO.CO, Jakarta - Para tokoh partai politik bakal berdatangan ke Solo selama masa kampanye. Mereka akan mengkampanyekan pasangan Gibran Rakabuming-Teguh Prakosa yang didukung oleh nyaris semua partai peserta pemilu.

    Ketua Tim Pemenangan Gibran-Teguh, Putut Gunawan menyebut tokoh nasional itu akan didatangkan oleh masing-masing partai pendukung. "Hampir semua tokoh dari partai pendukung ingin datang," katanya, Selasa 22 September 2020.

    Menurut dia, tim pemenangan memberikan keleluasaan bagi masing-masing partai untuk mengatur jadwal kedatangan tokoh-tokoh tersebut. "Nanti biar partai yang bersangkutan yang mengatur jadwalnya,” kata Putut. Termasuk, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang menjadi pengusung pasangan tersebut.

    Tokoh utama di partai tersebut, Megawati Sukarnoputri juga akan dihadirkan untuk mendukung pemenangan Gibran-Teguh. "Kami sudah memasukkan daftarnya, untuk waktu pelaksanaan menyesuaikan kelonggaran jadwal (Megawati)," katanya. Selain itu, PDIP juga akan mendatangkan tokoh teras lain, seperti Puan Maharani, Aria Bima hingga Bambang Wuryanto.

    Putut menjamin bahwa pelaksanaan kampanye yang menghadirkan tokoh nasional telah diatur sedemikian rupa sehingga tidak akan mendatangkan massa. "Kedatangan mereka tidak diumumkan secara luas," katanya.

    Mereka akan hadir dalam rapat dengan jumlah peserta terbatas. "Setiap rapat hanya dihadiri oleh sekitar 50 orang saja," kata Putut. Yang akan diundang dalam rapat adalah orang-orang yang dianggap bisa memberikan pengaruh bagi masyarakat untuk mendukung pasangan Gibran-Teguh.

    "Kami juga membuat konsep kampanye via daring,” kata Putut. Konsep tersebut dibuat lantaran kampanye akan dilaksanakan dalam kondisi pandemi COVID-19 yang membuat mereka harus membatasi kegiatan tatap muka dan menghindari pengumpulan massa.

    Pasangan Gibran-Teguh diusung PDIP menjadi bakal calon kepala daerah di Kota Solo dalam pilkada. Mereka didukung oleh nyaris semua partai politik pemenang pemilu. Hanya Partai Keadilan Sejahtera yang belum memberikan dukungan kepada pasangan tersebut.

    Mereka akan berhadapan dengan calon dari jalur perseorangan Bagyo Wahyono-FX Supardjo yang juga telah mendaftarkan diri ke KPU Kota Solo. Mereka tampil mengejutkan lantaran mampu lolos memenuhi syarat membawa puluhan ribu dukungan sehingga mampu maju sebagai calon independen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Traveling saat Pandemi Covid-19

    Berikut tips untuk tetap waspada pandemi Covid-19 meski sedang liburan.