Darah Prajurit TNI Diambil Lebih Banyak saat Donor, JK: Kualitasnya Premium

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PMI Jusuf Kalla usai memantau acara donor darah yang diikuti ratusan personel kepolsian dan TNI di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu, 19 September 2020. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Ketua Umum PMI Jusuf Kalla usai memantau acara donor darah yang diikuti ratusan personel kepolsian dan TNI di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu, 19 September 2020. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) mengatakan darah yang disedot dari prajurit TNI di atas rata-rata dari kalangan sipil saat donor darah.

    “Karena kita tahu semua tentara-tentara kita itu sehat-sehat badannya, badannya besar karena itu kualitas darahnya premium nomor satu,” kata JK dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 22 September 2020.

    JK menjelaskan, di lingkungan sipil biasanya setiap pendonor hanya diambil darahnya sebanyak 250 cc. Namun khusus di lingkungan TNI mencapai 350 cc.

    JK mengungkapkan kualitas darah yang dimiliki oleh prajurit TNI merupakan kualitas yang bagus karena memiliki kesehatan yang prima. Bahkan, kata JK, hampir semua stok darah yang diambil dari prajurit TNI juga lolos screening.

    Menurut mantan wakil presiden ini, kebutuhan darah sedang meningkat saat ini. Namun, karena pandemi Covid-19, stok darah menurun sebanyak 50 persen. JK pun berharap masyarakat tidak takut mendonorkan darahnya.

    “Saya menjamin PMI menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat saat akan melakukan pengambilan darah dari pendonor,” katanya.

    JK berharap kegiatan donor darah yang selalu dijalankan PMI dapat dicontoh oleh masyarakat lainnya sehingga stok darah selalu terpenuhi.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Kasus Rangga, Bocah Yang Cegah Ibu Diperkosa

    Pada Kamis, 15 Oktober 2020, tagar #selamatjalanrangga trending di Facebook dan Twitter.