Ada Pegawai Positif Covid-19, Achmad Yurianto: Tak Bisa Disebut Klaster Kemenkes

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto saat mengumumkan update harian kasus Covid-19 di Indonesia. (KOMBEN BNPB/Ignatius Toto Satrio)

    Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto saat mengumumkan update harian kasus Covid-19 di Indonesia. (KOMBEN BNPB/Ignatius Toto Satrio)

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Achmad Yurianto, menyebut pegawainya yang positif Covid-19 tidak tertular saat bekerja di kantor. Sehingga, ujar dia, tidak bisa disebut termasuk dalam klaster perkantoran.

    “Kontak tracing yang kami lakukan terhadap semua pegawai Kemenkes yang positif Covid-19 itu, penularannya tidak terjadi di kantor. Sekarang ini tidak bisa lagi disebutkan klaster perkantoran, ini sudah klaster Jabodetabek,” ujar Yurianto seperti dikutip dari laman resmi Kemkes.go.id, Senin, 21 September 2020.

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya merilis data bahwa kantor Kemenkes mencetak kasus tertinggi penyebaran Covid-19 di klaster perkantoran. Kementerian yang dipimpin Terawan Agus Putranto itu tercatat menyumbang 252 kasus positif Covid-19 per 18 September 2020.

    Menurut Yuri, suatu tempat baru bisa dikatakan klaster jika penularan terjadi di sana. Sementara di Kemenkes, ujar Yuri, penularan virus tidak terjadi di kantor tapi terjadi di banyak tempat.

    Pegawai Kemenkes, ujar Yuri, banyak yang bertempat tinggal di Jabodetabek, yang setiap hari berangkat dari rumahnya dengan menggunakan berbagai moda transportasi sehingga risiko penularan bisa terjadi di mana saja.

    Sebagian besar pegawai Kemenkes, lanjut Yuri, juga diperbantukan di luar kantor, seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) baik di Bandara Soekarno-Hatta mupun di Bandara Halim Perdana Kusuma. Ada juga pegawai Kemenkes yang diperbantukan di RS Darurat Wisma Atlet menerima ribuan orang setiap hari untuk melakukan kontak tracing.

    "Mereka lah yang kemudian terpapar. SOP sudah dijalankan dengan baik tapi risiko pekerjaan luar biasa. Ada juga pegawai Kemenkes yang bekerja di laboratorium memang tidak pernah ketemu pasien tapi ketemu virusnya langsung," ujar Yuri.

    Saat ini, kata Yuri, sebagian besar pegawai yang terpapar Covid-19 sudah sembuh. "Sekarang yang masih kami suruh isolasi secara mandiri mungkin enggak sampai 10 orang. Selebihnya sudah sembuh dan sudah bekerja lagi,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada Generalized Anxiety Disorder, Gangguan Kecemasan Berlebihan

    Generalized Anxiety Disorder (GAD) adalah suatu gangguan yang menyerang psikis seseorang. Gangguannya berupa kecemasan dan khawatir yang berlebih.