Eri-Armuji Teken Kontrak Politik Akan Lanjutkan Program Wali Kota Risma

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi (kiri) dan Armuji (kanan) berpose saat pendaftaran calon kepala daerah di Kantor KPU Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat 4 September 2020. ANTARA FOTO/Moch Asim

    Pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi (kiri) dan Armuji (kanan) berpose saat pendaftaran calon kepala daerah di Kantor KPU Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat 4 September 2020. ANTARA FOTO/Moch Asim

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan bakal calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan wakil wali kota Armuji menandatangani kontrak politik untuk melanjutkan program kerakyatan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini atau yang akrab disapa Risma. Kegiatan itu berlangsung di Rakercabsus DPC PDI Perjuangan Surabaya, Minggu, 20 September 2020.

    "Dengan rahmat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, saya dan Cak Armuji, telah menandatangani Komitmen Politik dan Pemerintahan," ujar Eri Cahyadi, usai tanda tangan komitmen politik, di Kantor DPD PDIP Jawa Timur, Surabaya.

    Sejumlah isi komitmen tersebut antara lain menjaga Kota Surabaya dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia yang setia pada ideologi Pancasila, UUD 1945, serta menjunjung tinggi prinsip Bhinneka Tunggal Ika. Ada pula komitmen untuk menjaga keberlanjutan pembangunan Kota Surabaya yang semakin maju dan menyejahterakan rakyat, terlebih memperhatikan kesejahteraan wong cilik yang tidak mampu dan tidak berdaya.

    Eri menyatakan siap menjalankan Komitmen Politik dan Pemerintahan tersebut bila menang di Pilkada Surabaya. "Maka jelas bahwa platform kerja kita ke depan adalah memastikan kemajuan Surabaya tidak terhenti, dan program-program pro wong cilik yang selama ini ada tidak dihentikan," ujar Eri.

    Eri mencontohkan bagaimana di Surabaya telah ada basis data masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebagai pintu dari berbagai program intervensi untuk membantu rakyat kurang mampu. Salah satu programnya ialah membagikan makanan gratis tiap hari ke puluhan ribu warga. Lalu ada beasiswa, pendidikan-kesehatan gratis, bedah rumah, pembukaan lapangan kerja, bantuan kewirausahaan.

    Calon wakil Wali Kota Armuji menambahkan Komitmen Politik dan Pemerintahan yang diteken ini menunjukkan bahwa Pilkada Surabaya bagi PDIP bukan semata-mata ajang merebut kekuasaan, tapi bagaimana menyusun rencana besar memajukan dan menyejahterakan sebuah daerah. "Dengan komitmen politik dan pemerintahan ini, artinya kita total bekerja untuk membela wong cilik, mereka yang tidak mampu dan tidak berdaya, seperti yang dilakukan Bu Risma selama ini," ujarnya.

    Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan Eri Cahyadi dan Armuji adalah dua sosok yang selama ini telah bekerja untuk rakyat Surabaya dengan hasil terukur, bukan sosok yang baru akan bekerja.

    "Mas Eri, Cak Armuji, dan seluruh komponen masyarakat ke depan akan bekerja bergotong royong membantu wong cilik terutama agar pulih dari dampak pandemi Covid-19 dan di sisi lain tetap memajukan Surabaya sebagai kota berkelas dunia," ujar Adi.

    Rakercabsus PDIP Surabaya dibuka oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan dihadiri Ketua DPP PDIP Tri Rismaharini, serta Ketua PDIP Jatim Kusnadi. Pertemuan fisik diikuti 70 orang di Kantor DPD PDIP Jatim.

    Adapun pengurus lainnya dari 31 kecamatan, 896 anak ranting dari 1.400 RW mengikuti melalui layar monitor pada balai-balai pertemuan di 31 kecamatan di Surabaya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.