Sudah Tiga Komisioner KPU yang Dinyatakan Positif Covid-19

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mendagri Tito Karnavian (tengah) bersama Ketua KPU RI Arief Budiman (kiri) saat pertemuan di Gedung KPU RI, Jakarta, 30 Juli 2020. Pertemuan tersebut dalam rangka membahas perihal Pilkada serentak tahun 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Mendagri Tito Karnavian (tengah) bersama Ketua KPU RI Arief Budiman (kiri) saat pertemuan di Gedung KPU RI, Jakarta, 30 Juli 2020. Pertemuan tersebut dalam rangka membahas perihal Pilkada serentak tahun 2020. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pramono Ubaid Tanthowi, menyatakan positif Covid-19. Kabar ini dia ungkapkan sehari setelah Ketua KPU Arief Budiman menyatakan dirinya positif Covid-19.

    "Berdasarkan tes swab kemarin, yang hasilnya saya dapatkan tadi siang, saya dinyatakan positif terpapar Covid-19," katanya lewat pesan singkat, Sabtu, 19 September 2020.

    Pramono menuturkan meski positif Covid-19, ia dalam keadaan yang baik-baik saja. "Saya tidak merasa ada gejala apapun," ucap dia.

    Sebelumnya Arief Budiman lebih dulu dinyatakan positif Covid-19. Pramono menjelaskan dalam beberapa hari ini ia menjalankan tugasnya bersama dengan Arief.

    "Kami berdua menghadiri acara MoU antara KPU dan Universitas Hasanudin, Makasar yang dilanjut dengan seminar di Kampus Unhas pada 14-15 September yang lalu," tuturnya.

    Selain itu, kata Pramono, ia dan Arief menghadiri simulasi Sirekap di Depok, Jabar, yang dilaksanakan pada Rabu, 16 September.

    Menurut Pramono, sejak Jumat pagi ia menjalani isolasi mandiri di rumah dinas. Sementara keluarganya tetap berada di rumah pribadi di Tangerang.

    "Saya etap melaksanakan tugas-tugas persiapan penyelenggaraan Pilkada 2020 melalui WFH (kerja dari rumah)," ucap dia.

    Sebelum Pramono dan Arief, anggota KPU Evi Novida Ginting juga dinyatakan terinfeksi virus corona. Namun Evi disebut sudah sembuh dari Covid-19.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Belajar dari Lonjakan Kasus Covid-19 Pada Liburan Lalu

    Tak hendak mengulang lonjakan penambahan kasus Covid-19 akibat liburan 28 Oktober 2020 mendatang, pemerintah menerapkan beberapa strategi.