Doni Monardo Sebut Event Kompetisi Sepak Bola dan Basket Tanpa Penonton

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo berbincang dengan Ketua Gugus Tugas Nasional COVID-19 Letjen TNI Doni Monardo dan Menko PMK Muhadjir Effendy di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Rabu, 10 Juni 2020. Jokowi turut memantau ruang kerja kantor Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang menyimpan peta densitas sebaran kasus virus Corona di Indonesia. ANTARA/POOL/Sigid Kurniawan

    Presiden Joko Widodo berbincang dengan Ketua Gugus Tugas Nasional COVID-19 Letjen TNI Doni Monardo dan Menko PMK Muhadjir Effendy di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Rabu, 10 Juni 2020. Jokowi turut memantau ruang kerja kantor Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 yang menyimpan peta densitas sebaran kasus virus Corona di Indonesia. ANTARA/POOL/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, JakartaKetua Satgas Nasional Penanganan Covid-19 sekaligus Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Doni Monardo mengatakan percepatan penanggulangan covid-19 harus diiringi upaya menggalakkan pola hidup sehat. Karena itu, pemerintah menyepakati untuk melaksanakan event olahraga sepak bola dan bola basket.

    “Setiap pelaksana diharuskan melakukan koordinasi dengan satuan tugas di daerah dan juga dengan dinas kesehatan daerah serta lembaga lainnya di tingkat provinsi dan kabupaten/kota,” ujar dia dalam webinar pada Kamis, 17 September 2020. Dia menyatakan kedua event olahraga tersebut akan dilakukan tanpa penonton.

    Doni menjelaskan setiap pemain dan unsur pendukung lainnya akan melakukan tes swab Covid-19 secara berkala dengan fasilitas yang diberikan pihaknya.

    Dia juga mengimbau kepada panitia dan pemain agar memiliki fisik yang sehat dan tak memiliki penyakit bawaan. "Ini penting ditaati karena 85-90 persen angka kematian terjadi di tanah air kita yang memiliki komorbid (penyakit penyerta). Seperti halnya hipertensi, diabetes, jantung, kanker, ginjal, penyakit paru, dan penyakit lainnya.” ucapnya.

    Dengan demikian, Doni tak menganjurkan mereka yang menjadi komorbid untuk ikut serta event olahraga tersebut. “Mohon ini menjadi atensi bagi para penyelenggara untuk betul-betul menaati konsesus yang telah dilakukan,” terang dia.

    MUHAMMAD BAQIR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebiasaan Anak Berbohong Dapat Merugikan Mereka Saat Dewasa

    Anak bisa melakukan kebohongan dengan atau tanpa alasan. Berbohong menurut si anak dapat menyelamatkan mereka dari konsekuensi yang diterimanya.