Jenguk Syekh Ali Jaber, Moeldoko: Pemerintah Kecam Tindak Kekerasan kepada Ulama

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memberikan keterangan kepada wartawan terkait peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat 20 Maret 2020. Pemerintah resmi meluncurkan situs Kartu Prakerja yang diharapkan dapat membantu tenaga kerja yang terdampak COVID-19 untuk meningkatkan keterampilan melalu berbagai jenis pelatihan secara daring yang dapat dipilih sesuai minat masing-masing pekerja. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memberikan keterangan kepada wartawan terkait peluncuran situs resmi Kartu Prakerja di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat 20 Maret 2020. Pemerintah resmi meluncurkan situs Kartu Prakerja yang diharapkan dapat membantu tenaga kerja yang terdampak COVID-19 untuk meningkatkan keterampilan melalu berbagai jenis pelatihan secara daring yang dapat dipilih sesuai minat masing-masing pekerja. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menjenguk pendakwah Syekh Ali Jaber di kediamannya yang berada di kawasan Pulogadung, Jakarta Timur pada, Selasa, 15 September 2020. Datang bersama Deputi V KSP Jaleswari Pramodhawardhani, Moeldoko menyampaikan simpatinya atas penusukan yang menimpa Ali Jaber di Lampung, beberapa hari lalu.

    "Menjenguk kerabat yang sakit adalah salah satu anjuran Rasulullah sebagai amal mulia," kata Moeldoko dalam keterangan tertulis.

    Moeldoko berujar aparat keamanan sedang bekerja untuk mengungkap dan menuntaskan kasus ini secara transparan sesuai hukum yang berlaku di Indonesia. "Pemerintah mengecam keras aksi penusukan dan tindak kekerasan terhadap ulama," tuturnya.

    Moeldoko berujar pemerintah meminta polisi mengusut tuntas kasus ini. "Ini bukan kriminalisasi ulama. Syekh Ali Jaber adalah korban," ucap Moeldoko.

    Dalam pertemuan itu, Ali Jaber menjelaskan bahwa saat ini kondisinya telah membaik. "Saya percaya kepolisian akan mengusut tuntas masalah ini. Tolong jangan kaitkan insiden ini dengan unsur-unsur politik," ucap dia.

    Ali Jaber berpesan kepada umat Islam agar tidak mudah terpancing dan diadu domba. Ia meminta agar masyarakat memberikan kepercayaan kepada pemerintah.

    Kepada Moeldoko, Ali Jaber menitipkan pesan untuk Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana agar selaku diberikan kesehatan sehingga dapat terus memimpin Indonesia melewati pandemi ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Masker Scuba Tak Efektif Halau Covid-19, Bandingkan dengan Bahan Kain dan N95

    Dokter Muhamad Fajri Adda'i tak merekomendasikan penggunaan masker scuba dan buff. Ada sejumlah kelemahan pada bahan penutup wajah jenis tersebut.