Isolasi Pasien Covid-19 di Hotel, Satgas: Berlaku Sampai Kebutuhan Terpenuhi

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juru Bicara Satgas COVID-19 yang baru, Wiku Adisasmito saat memberikan keterangan terkait update pandemi tersebut di Indonesia . Pemerintah resmi menunjuk Wiku Adisasmito menjadi juru bicara pemerintah menggantikan Achmad Yurianto. Ketua Tim Pakar GTPPC-19 (KOMBEN BNPB/M Arfari Dwiatmodjo)

    Juru Bicara Satgas COVID-19 yang baru, Wiku Adisasmito saat memberikan keterangan terkait update pandemi tersebut di Indonesia . Pemerintah resmi menunjuk Wiku Adisasmito menjadi juru bicara pemerintah menggantikan Achmad Yurianto. Ketua Tim Pakar GTPPC-19 (KOMBEN BNPB/M Arfari Dwiatmodjo)

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengatakan isolasi mandiri untuk pasien Covid-19 di sejumlah hotel yang bekerja sama dengan pemerintah tidak akan dikenakan biaya. “Akan dibiayai pemerintah,” kata Wiku kepada Tempo, Selasa, 15 September 2020.

    Wiku mengatakan, kerja sama dengan sejumlah hotel itu akan berlaku sampai kebutuhan pasien isolasi mandiri tercukupi.

    Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso sebelumnya mengatakan dana yang akan digunakan untuk mendanai program tersebut berasal dari realokasi anggaran program penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

    Pemerintah bekerja sama dengan 15 hotel bintang dua dan bintang tiga di Jakarta dengan kapasitas 3.000 pasien.

    Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan, ada 1.500 kamar hotel untuk menampung sekitar 3.000 pasien itu. Terawan menjelaskan, beberapa di antaranya grup hotel Accor, Novotel, Ibis, Tauzia, Harris.

    "Jumlah hotel ini dapat ditambah 15 sampai 30 hotel jika diperlukan," ucap Terawan. Seluruh grup hotel itu, menurut dia, akan membantu pemerintah untuk kebutuhan isolasi pasien di luar Jakarta.

    FRISKI RIANA

    Catatan: terjadi perubahan judul pada Selasa 15 September 2020 pukul 10:30 karena memiliki angle yang sama dari tulisan sebelumnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kenali Penyebab dan Cara Mencegah Upaya Bunuh Diri

    Bunuh diri tak mengenal gender. Perempuan lebih banyak melakukan upaya bunuh diri. Tapi, lebih banyak laki-laki yang tewas dibanding perempuan.