Dapat Pagu Rp 111 Triliun, Polri Minta Tambahan Anggaran Lagi Rp 19 Triliun

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Gatot Eddy Pramono bersama Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana saat konferensi pers terkait kampanye protokol kesehatan di Polda Metro Jaya, Kamis, 10 September 2020. Polda Metro Jaya menggelar acara bertajuk 'Pembagian Masker Secara Serentak, Kampanye Jaga Jarak, Hindari Kerumunan dalam Rangka Operasi Yustisi Penggunaan Masker dan Pilkada 2020 yang Aman, Damai, dan Sehat'. Dengan adanya kampanye tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, khususnya dalam penyelenggaraan Pilkada 2020 bisa berjalan dengan baik dan selamat. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Gatot Eddy Pramono bersama Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana saat konferensi pers terkait kampanye protokol kesehatan di Polda Metro Jaya, Kamis, 10 September 2020. Polda Metro Jaya menggelar acara bertajuk 'Pembagian Masker Secara Serentak, Kampanye Jaga Jarak, Hindari Kerumunan dalam Rangka Operasi Yustisi Penggunaan Masker dan Pilkada 2020 yang Aman, Damai, dan Sehat'. Dengan adanya kampanye tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, khususnya dalam penyelenggaraan Pilkada 2020 bisa berjalan dengan baik dan selamat. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Polri meminta tambahan anggaran untuk 2021 sebesar Rp 19,668 triliun. Dalam pagu anggaran 2021 yang sudah ditetapkan, Polri mendapatkan Rp 111,975 triliun.

    Permohonan ini Wakil Kepala Kepolisian Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono sampaikan dalam rapat kerja bersama Komisi Hukum DPR RI. "Setelah dilakukan analisa terhadap pagu anggaran Polri 2021 dan memperhatikan rasio penggunaan anggaran dan capaian kerja tahun sebelumnya, maka alokasi tersebut belum mencukupi kebutuhan minimal di lingkungan Polri," katanya, Senin, 14 September 2020.

    Gatot menuturkan pengajuan tambahan anggaran itu sudah disampaikan kepada Kementerian Keuangan dan Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional lewat surat Kapolri nomor b/5487/VIII/ren.2.3/2020 pada 27 Agustus 2020.

    Gatot Eddy Pramono menuturkan anggaran Polri bakal diprioritaskan untuk lima program, yaitu program profesionalisme Sumber Daya Manusia (SDM) Polri sebesar Rp 2,401 triliun. Program penyelidikan dan penyidikan pidana Rp 5,496 triliun. Program modernisasi alat material khusus dan sarana prasarana Polri sebesar Rp 37,900 triliun.

    Selain itu diprioritaskan untuk program pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat sebesar Rp 17,017 triliun. Program dukungan manajemen sebesar Rp 49,159 triliun.

    "Kami mohon dukungan penuh dari bapak pimpinan Komisi III dan seluruh anggota agar usulan ini bisa dipenuhi," ucap dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020, Peta Calon Kepala Daerah yang Terjangkit Covid-19

    Sejumlah kepada daerah terjangkit Covid-19 saat tahapan Pilkada 2020 berlangsung. Calon Bupati Berau bahkan meninggal akibat wabah virus corona.