Minggu, 20 September 2020

Gubernur Jateng Kunjungi dan Bantu Pelaku UKM yang Terdampak Pandemi

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sepi Selama Pandemi, Ida dan Karsiti Terharu Dagangan Diborong Ganjar dan Istri

    Sepi Selama Pandemi, Ida dan Karsiti Terharu Dagangan Diborong Ganjar dan Istri

    INFO NASIONAL - Ida Rustianti dan Karsiti, dua dari sekian banyak pedagang suvenir dan keripik Tempe asal Magelang terkejut setelah sekian lama sepi pembeli karena pandemi, namun pada Minggu, 13 September 2020 dagangannya laris diborong Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo beserta istri Siti Atikoh.

    Gubernur Jateng mengunjungi para pedagang tersebut setelah bersepeda (gowes) dari Bawen Kabupaten Semarang menuju Magelang, menempuh jarak puluhan kilometer. Ganjar dan rombongan mengunjungi berbagai tempat, diantaranya kriya kayu Rik Rok, Desa Wisata Candirejo dan sejumlah pelaku UKM lainnya di Magelang.

    Saat berkunjung ke kriya kayu Rik Rok, kedatangan Ganjar langsung disambut dengan curhatan pemiliknya, Karsiti. Kepada Ganjar, Karsiti mengatakan bahwa dagangan suvenir dari limbah kayu yang dijualnya sepi pembeli. "Sepi pak, ndak ada yang beli. Soalnya biasanya yang beli wisatawan yang datang ke sini," katanya.

    Ganjar pun langsung melihat-lihat produk kreasi dari limbah kayu itu. Ia langsung mengambil satu persatu dagangan Karsiti dan dikumpulkannya. Ada sepeda mini, kerokan, pijatan dari kayu, puluhan kaos, kerajinan pensil dan lainnya. Belanjaan Ganjar cukup banyak, sampai membuat Karsiti kebingungan. "Ini saya beli semuanya. Nanti buat suvenir di rumah dinas, kalau ada anak-anak yang main," kata Ganjar.

    Tak henti-hentinya, Karsiti mengucap syukur karena mendapat rejeki nomplok. Sebab selama pandemi, toko suvenirnya sepi pembeli. "Alhamdulillah, saya diberkahi rejeki. Pak Ganjar datang borong dagangan saya. Alhamdulillah, seneng sekali," kata Karsiti sambil berkaca.

    Hal senada dirasakan Ida Rustianti, pelaku usaha UKM Keripik Tempe asal desa wisata Candirejo. Saat masih menggoreng keripiknya di tungku kayu, ia dikejutkan dengan kehadiran orang nomor satu di Jawa Tengah itu.

    "Nggoreng nopo bu, wah iki pasti enak, soale nganggo kayu (ini pasti enak, soalnya menggorengnya pakai tungku kayu)," ucap Ganjar menyapa.

    Cukup lama Ganjar dan Ida ngobrol di depan tungku kayu itu. Kepada Ganjar, Ida juga mengatakan bahwa penjualan keripik tempenya merosot drastis selama pandemi. "Sepi pak, biasane saget 3 kwintal, sakniki namung pinten kilo mawon (biasanya bisa jual 3 kwintal, sekarang hanya beberapa kilo saja)," ucapnya.

    Ganjar pun langsung mencicipi keripik tempe buatan Ida dan memuji keripik tempe Ida yang menurutnya enak. "Kulo tumbas bu, kabeh niki (saya beli ya bu, semuanya ini)," ucap Ganjar.

    Tiga plastik besar keripik tempe Ida seberat 15 kg diborong Ganjar. Tak henti-hentinya, Ida mengucapkan terima kasih.

    "Mboten nyongko niki angsal rejeki (tidak menyangka dapat rejeki). Maturnuwun pak Ganjar sampun rawuh lan mborong keripik kulo (terimakasih pak Ganjar sudah datang berkunjung dan memborong keripik tempe saya)," ujar Ida.

    Ganjar sendiri mengatakan, bahwa banyak pelaku UKM yang terdampak akibat pandemi. Untuk itu, ia meminta masyarakat untuk membeli pada teman, tetangga atau kenalan untuk membantu mereka.

    "Mari beli di teman sendiri, tetangga sendiri. Mari bantu mereka, yang paling penting, mari gerakkan beli produk dalam negeri," ucap Ganjar.(*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    8 Tips Aman Mempercepat Datang Bulan

    Datang bulan yang terjadi bagi sebagian wanita dapat mengganggu aktivitas mereka. Tak sedikit yang menempuh sejumlah cara untuk mempercepat haid.