Ditanya Dana, Kubu Amien Rais Singgung Partai Kaya Tak Lolos Parlemen

Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais didampingi Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Drajad Wibowo (kanan) dan Wakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais (kiri) menggelar konferensi pers menceritakan isi surat dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jalan Daksa I Nomor 10, Jakarta Selatan, Senin, 15 Juli 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

TEMPO.CO, Jakarta - Loyalis Amien Rais, Agung Mozin mengakui logistik finansial adalah faktor penting dalam pembentukan partai baru. Hal ini disampaikan Agung saat ditanya kesiapan kelompok Amien Rais mendirikan partai anyar.

"Kalau ada yang menyampaikan buat partai itu butuh logistik besar, saya juga tidak bisa membantah karena memang faktanya seperti itu juga," kata Agung kepada Tempo, Jumat, 11 September 2020.

Meski begitu, Agung mengatakan uang bukanlah parameter utama keberhasilan sebuah partai. Ia mengatakan uang memang diperlukan, tetapi bukan menjadi penentu segalanya.

Agung lantas mencontohkan sebuah partai yang memiliki logistik besar, memiliki sumber daya berupa media, tetapi nyatanya tidak lolos ambang batas parlemen atau parliamentary threshold.

Agung pun meyakini partai baru Amien Rais bisa menjadi besar. Ia beralasan, saat ini masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap partai politik yang sudah ada. Partai politik yang harusnya menjadi unsur penting demokrasi disebutnya malah menjadi oligarki.

"Ketidakpercayaan ini kami coba berikan kanal dengan hadirnya partai-partai baru dengan orang-orang yang tentunya menjadi teladan di masyarakat kita," kata Agung.

Adapun dari sisi internal, Agung mengklaim Amien Rais mendapat banyak dukungan dari struktur internal PAN. Ia merujuk pada perolehan suara Mulfachri Harahap dan Hanafi Rais dalam Kongres V PAN pada Februari lalu. Mulfachri dan Hanafi meraup 225 dukungan.

Agung juga menyebut kader-kader kultural PAN kompak mengikuti Amien Rais. Mereka ialah orang-orang yang bergabung dengan PAN lantaran figur Amien Rais.

"Mereka melihat figur Amien Rais yang sampai hari ini salah satu tokoh, dengan segala kelebihan dan kekurangannya tetap menunjukkan konsistensi sikapnya yang kritis terhadap kekuasaan," ujar Agung.

Di sisi lain, Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi mengaku yakin kader-kader PAN tak akan tergoda pindah ke partai Amien Rais. Ia meyakini pengurus dan kader PAN saat ini rasional dan berakal sehat. Menurut dia, mereka akan mempertimbangkan berbagai tantangan tersebut dan tak ikut dengan partai baru Amien Rais.






Menuju Pemilu 2024, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan: Kita Boleh Bertengkar, Tapi...

11 hari lalu

Menuju Pemilu 2024, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan: Kita Boleh Bertengkar, Tapi...

Menteri Perdagangan sekaligus Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan meminta menuju Pemilu 2024 tidak ada demokrasi transaksional. Maksudnya?


Soal Anies Baswedan Siap Maju Capres, Sekjen Nasdem : Sekedar Calon Gampang, Bisa Menang Gak?

18 hari lalu

Soal Anies Baswedan Siap Maju Capres, Sekjen Nasdem : Sekedar Calon Gampang, Bisa Menang Gak?

Sekjen Nasdem Jhonnya G Plate menyatakan partainya tak mau buru-buru memutuskan nama Anies Baswedan sebagai calon presiden mereka.


PPP Pastikan Koalisi dengan PAN dan Golkar Tetap Berjalan Walau Suharso Dicopot

28 hari lalu

PPP Pastikan Koalisi dengan PAN dan Golkar Tetap Berjalan Walau Suharso Dicopot

Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani memastikan partainya tetap berkomitmen di KIB meskipun terjadi pergantian pucuk pimpinan.


Pemberhentian Suharso Monoarfa PPP, PAN: Semoga Dinamikanya Cepat Selesai

31 hari lalu

Pemberhentian Suharso Monoarfa PPP, PAN: Semoga Dinamikanya Cepat Selesai

PAN berharap dinamika yang terjadi di tubuh PPP setelah Suharso Monoarfa diberhentikan bisa segera selesai dan tak berpengaruh ke KIB.


Pemecatan Suharso Monoarfa Dianggap Bakal Pengaruhi KIB

31 hari lalu

Pemecatan Suharso Monoarfa Dianggap Bakal Pengaruhi KIB

Pemberhentian Suharso Monoarfa dari jabatan Ketua Umum Partai PPP dinilai akan berdampak pada faksionalisme di internal partai.


Survei SMRC: Dukungan untuk Golkar, PPP, dan PAN Melemah Dibandingkan 2019

33 hari lalu

Survei SMRC: Dukungan untuk Golkar, PPP, dan PAN Melemah Dibandingkan 2019

Jika tren ini berlanjut, hanya Golkar yang diprediksi akan lolos parliamentary threshold untuk Pemilu 2024


Pendiri SMRC Khawatir PAN dan PPP Tak Lolos ke Parlemen dalam Pemilu 2024

36 hari lalu

Pendiri SMRC Khawatir PAN dan PPP Tak Lolos ke Parlemen dalam Pemilu 2024

Dalam Pemilu 2024 diprediksi PAN dan PPP sulit lolos ke parlemen. Sebab dalam survei SMRC, PAN diduga suaranya ditarik partai besutan Amien Rais.


Penerimaan Anies Baswedan di Kalangan Nahdliyyin Jatim Diklaim Meningkat

36 hari lalu

Penerimaan Anies Baswedan di Kalangan Nahdliyyin Jatim Diklaim Meningkat

Anies Baswedan dianggap mampu mengentaskan kemiskinan di DKI Jakarta.


Survei Poltracking: PPP Tak Memenuhi Ambang Batas Parlemen

37 hari lalu

Survei Poltracking: PPP Tak Memenuhi Ambang Batas Parlemen

Hasil survei menemukan elektabilitas PPP 3,1 persen. Ada di bawah parliamentary threshold 4 persen.


Survei Poltracking: Elektabilitas PDIP Teratas, PPP Tidak Memenuhi Ambang Batas Parlemen

37 hari lalu

Survei Poltracking: Elektabilitas PDIP Teratas, PPP Tidak Memenuhi Ambang Batas Parlemen

Survei Poltracking menunjukkan elektabilitas PDIP berada di posisi teratas dengan 20,4 persen, diikuti Gerindra 10,5 persen dan Golkar 9,5 persen.