Mantan Mensos Idrus Marham Bebas Setelah Jalani Vonis 2 Tahun

Menteri Sosial, Idrus Marham, mundur setelah mengaku menerima Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari KPK yang menunjukkan statusnya sudah tersangka dalam pengembangan kasus dugaan suap PLTU Riau 1 pada akhir Agustus 2018. Ia resmi manjadi tahanan KPK pada 31 Agustus 2018, dan posisinya digantikan oleh Agus Gumiwang Kartasasmita. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Menteri Sosial Idrus Marham dibebaskan hari ini Jumat 11 September 2020, setelah menjalani hukuman penjara selama dua tahun. Idrus sebelumnya divonis bersalah karena terlibat kasus korupsi proyek PLTU Riau-1.

"Telah dibebaskan pagi ini, 11 September 2020 dari Lapas Kelas I Cipinang," ujar Kepala Bagian Humas dan Publikasi Ditjen PAS, Rika Aprianti dalam keterangan tertulis, Jumat 11 September 2020.

Rika menyebut lama pidana dua tahun sudah selesai berdasarkan Putusan Mahkamah Agung pada tingkat Kasasi. Denda Rp50 juta juga disebut telah dibayarkan Idrus pada 3 September 2020.

Sebelumnya Pengadilan Tinggi DKI Jakarta pada 9 Juli 2019 menjatuhkan vonis 5 tahun penjara ditambah denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan terhadap Idrus Marham. Namun Idrus segera mengajukan kasasi terhadap putusan tersebut.

Pada 3 Desember 2019 Ketua majelis hakim Agung Suhadi, serta dua anggota majelis, Krisna Harahap dan Abdul Latief, sepakat mengurangi hukuman politikus Partai Golkar Idrus Marham menjadi 2 tahun penjara.

Idrus Marham dinilai terbukti bersama-sama dengan Eni Maulani Saragih menerima uang suap Rp 2,25 miliar agar Eni membantu Johanes Budisutrisno Kotjo mendapatkan proyek "Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang RIAU-1 (PLTU MT RIAU-1) antara PT Pembangkitan Jawa Bali Investasi (PT PJBI), Blackgold Natural Resources (BNR) Ltd dan China Huadian Engineering Company (CHEC), Ltd.

FIKRI ARIGI






Jokowi Minta Lukas Enembe Hormati Panggilan KPK

3 hari lalu

Jokowi Minta Lukas Enembe Hormati Panggilan KPK

Presiden Joko Widodo atau Jokowi ikut merespons singkat kasus gratifikasi yang menjerat Gubernur Papua Lukas Enembe. Kepala negara meminta semua pihak, termasuk Lukas, untuk menghormati proses hukum yang berjalan di Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.


KPK Keluarkan Panggilan Kedua ke Lukas Enembe, Polda Papua Siagakan 1.800 Personel

5 hari lalu

KPK Keluarkan Panggilan Kedua ke Lukas Enembe, Polda Papua Siagakan 1.800 Personel

1.800 personel polisi disiagakan mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat setelah KPK mengeluarkan panggilan kedua ke Lukas Enembe


Lukas Enembe Tak Bisa Hadiri Pemeriksaan karena Sakit, KPK: Harus Ada Dokumen Medis

5 hari lalu

Lukas Enembe Tak Bisa Hadiri Pemeriksaan karena Sakit, KPK: Harus Ada Dokumen Medis

KPK buka suara mengenai kabar Gubernur Papua Lukas Enembe tak bisa menghadiri panggilan lembaganya dengan alasan sakit pada Senin, pekan depan.


KPK Duga Lukas Enembe Punya Penghubung di Singapura

8 hari lalu

KPK Duga Lukas Enembe Punya Penghubung di Singapura

KPK menduga Gubernur Papua Lukas Enembe punya penghubung di Singapura. KPK sudah mengantongi nama penghubung tersebut.


Dugaan Korupsi Dana BUMDes di Karanganyar Seret Kepala Desa dan Mantan Direktur

8 hari lalu

Dugaan Korupsi Dana BUMDes di Karanganyar Seret Kepala Desa dan Mantan Direktur

Kejari Kabupaten Karanganyar mengusut kasus dugaan korupsi dana Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes Berjo yang menyeret Kepala Desa dan mantan Direktur


KPK Jebloskan Penyuap Angin Prayitno Aji ke Penjara

9 hari lalu

KPK Jebloskan Penyuap Angin Prayitno Aji ke Penjara

Dalam kasus suap itu, KPK menduga Rp 15 miliar mengalir ke pejabat Direktorat Jenderal Pajak Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani.


Mahfud Md Sebut Lukas Enembe Diduga Korupsi Ratusan Miliar Rupiah

10 hari lalu

Mahfud Md Sebut Lukas Enembe Diduga Korupsi Ratusan Miliar Rupiah

Mahfud Md mengatakan PPATK juga menemukan uang berjumlah Rp 71 miliar yang tersimpan dalam beberapa rekening yang diduga milik Lukas Enembe.


Kasus Mayat Terbakar di Semarang, Polisi Sebut Iwan Budi Saksi Kasus Dugaan Korupsi Anggaran Sertifikasi Tanah

13 hari lalu

Kasus Mayat Terbakar di Semarang, Polisi Sebut Iwan Budi Saksi Kasus Dugaan Korupsi Anggaran Sertifikasi Tanah

Polisi menyatakan Iwan Budi Paulus yang ditemukan dalam kondisi mayat terbakar di kawasan Marina, Kota Semarang merupakan saksi kasus dugaan korupsi


Kejaksaan Agung Periksa Tiga Saksi Dugaan Penyelewengan Dana PT Waskita Beton Precast

13 hari lalu

Kejaksaan Agung Periksa Tiga Saksi Dugaan Penyelewengan Dana PT Waskita Beton Precast

Kejaksaan Agung memperkirakan kerugian keuangan negara pada kasus ini mencapai Rp1,2 triliun.


Hasil Tes DNA Mayat Terbakar Identik dengan PNS yang Jadi Saksi Korupsi

15 hari lalu

Hasil Tes DNA Mayat Terbakar Identik dengan PNS yang Jadi Saksi Korupsi

Mayat terbakar itu merupakan jasad pegawai Badan Pendapatan Daerah Kota Semarang yang hilang sejak 24 Agustus 2022.