Loyalis Zulkifli Hasan Meyakini Kader PAN Tak Akan Ikut Partai Baru Amien Rais

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais didampingi Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Drajad Wibowo (kanan) dan Wakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais (kiri) menggelar konferensi pers menceritakan isi surat dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jalan Daksa I Nomor 10, Jakarta Selatan, Senin, 15 Juli 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais didampingi Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Drajad Wibowo (kanan) dan Wakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais (kiri) menggelar konferensi pers menceritakan isi surat dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jalan Daksa I Nomor 10, Jakarta Selatan, Senin, 15 Juli 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Viva Yoga Mauladi mengatakan Amien Rais tak akan lagi diidentikkan dengan PAN jika sudah mendirikan partai baru. Padahal, kata Viva, Amien Rais adalah salah satu pendiri PAN.

    Amien Rais mendirikan PAN bersama sejumlah tokoh, yakni Albert Hasibuan, AM Fatwa, AM Lutfi, Syamsurizal Panggabean, Ismid Hadad, Zumrotin, Goenawan Mohamad, dan Abdillah Toha.

    "Publik akan menilai Pak Amien Rais telah meninggalkan dan keluar dari PAN," kata Viva dalam keterangan tertulis kepada Tempo, Jumat, 11 September 2020.

    Meski begitu, Viva mengatakan Amien memiliki hak politik yang dijamin konstitusi untuk mendirikan partai baru. Ia memahami bahwa setiap warga negara bebas merdeka untuk berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat secara lisan dan tulisan, seperti yang dijamin dalam Pasal 28 Undang-undang Dasar 1945.

    Viva meyakini PAN akan tetap solid meski Amien Rais membentuk partai baru. Ia optimistis hanya sebagian kecil dari partainya yang akan bergabung dengan partai anyar bentukan besan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan itu.

    "Pengurus dan kader PAN itu rasional dan berakal sehat, tentu akan mempertimbangkan hal tersebut dan tidak akan ikut dengan partai baru," kata dia.

    Amien Rais telah memastikan bakal membentuk partai baru. Ia mengatakan rencana ini berangkat dari perkembangan kondisi bangsa dan negara akhir-akhir ini yang dinilainya berada di ambang krisis.

    "Karena itulah saya dan beberapa sahabat saya dari berbagai kalangan telah bersepakat bulat segera mendeklarasikan sebuah partai baru," kata Amien lewat siaran langsung Youtube Amien Rais Official, Kamis malam, 10 September 2020.

    Amien mengatakan partai barunya itu akan berasaskan Islam rahmatan lil alamin serta semboyan 'Melawan Kezaliman dan Tegakkan Keadilan'. Namun, ia belum membeberkan nama partai, logo, AD/ART, dan informasi lain terkait partai baru ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hati-hati, Ada 5 Tempat Rawan Penularan Virus Corona di Kantor

    Penelitian mengumpulkan daftar lima titik risiko penyebaran Covid-19 di kantor. Sejumlah titik penularan virus corona sering kita abaikan.