Cegah Klaster Pilkada 2020, KPU Buat 12 Hal Baru saat Berada di TPS

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas KPPS memberikan tinta kepada pemilih saat simulasi pemungutan suara Pilkada Serentak 2020 di Kantor KPU, Jakarta, 22 Juli 2020. Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar simulasi pemungutan suara dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sebagai upaya pencegahan COVID-19 dalam Pilkada Serentak 2020 yang digelar pada 9 Desember 2020 mendatang. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Petugas KPPS memberikan tinta kepada pemilih saat simulasi pemungutan suara Pilkada Serentak 2020 di Kantor KPU, Jakarta, 22 Juli 2020. Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar simulasi pemungutan suara dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sebagai upaya pencegahan COVID-19 dalam Pilkada Serentak 2020 yang digelar pada 9 Desember 2020 mendatang. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arif Budiman mengatakan akan menyelenggarakan simulasi pemungutan suara Pilkada 2020 sekali lagi pada Sabtu pekan depan. Simulasi bakal diselenggarakan di Tangerang Selatan.

    "Ini bagian dari cara kami membagikan informasi kepada masyarakat," katanya dalam rapat kerja bersama Komisi Pemerintahan DPR RI, Kamis, 10 September 2020.

    Arif menuturkan KPU sudah merancang sejumlah aturan untuk mencegah penularan Covid-19 atau klaster Pilkada 2020 saat hari pencoblosan tiba. Mulai dari menyediakan sarung tangan, tempat cuci tangan, hingga bilik suara khusus untuk pemilih yang suhu tubuhnya 37 derajat celcius. "Di pintu keluar kami menggunakan metode oles atau tetes untuk tinta pemilunya" tuturnya.

    Ia menjelaskan setidaknya ada 12 hal baru yang bakal diterapkan KPU di TPS. Berikut hal baru tersebut:

    1. Jumlah pemilih di TPS maksimal 500 orang

    2. Pengaturan kedatangan para pemilih ke TPS

    3. Petugas KPPS sehat dan sudah mengikuti rapid test

    4. Penyemprotan disinfektan di TPS

    5. Pengaturan jarak

    6. Pemilih dan petugas wajib memakai masker

    7. Memakai pelindung wajah

    8. Memberikan sarung tangan plastik untuk pemilih

    9. Tidak bersalaman

    10. Pengecekan suhu tubuh

    11. Wajib mencuci tangan

    12. Tinta pemilu diteteskan

    "Kalau dipenuhi protokol ini maka tidak perlu ada kekhawatiran bagi pemilih," ucap Arif.

    AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hati-hati, Ada 5 Tempat Rawan Penularan Virus Corona di Kantor

    Penelitian mengumpulkan daftar lima titik risiko penyebaran Covid-19 di kantor. Sejumlah titik penularan virus corona sering kita abaikan.