Kejati Sulbar Tangkap Buronan 10 Tahun di Kasus Korupsi Rp 41 Miliar

Reporter

Ilustrasi Kejaksaan Agung. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Terpidana kasus korupsi kredit fiktif di Bank BPD Sulselbar, Rusmandi Chandra, berhasil ditangkap petugas gabungan di Kota Magelang, Jawa Tengah. Ia merupakan buronan 10 tahun dari kejaksaan. 

Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat Irvan Samosir menjelaskan penangkapan dilakukan petugas gabungan dari Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat dan Jawa Tengah. "Ditangkap di sebuah tempat makan di Kota Magelang pada Rabu, 9 September malam," katanya, Kamis, 10 September 2020.

Terpidana selanjutnya dibawa ke kantor Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah untuk pemberkasan sebelum selanjutnya diterbangkan ke Sulawesi Barat. Irvan menjelaskan Kasubbag TU Dinas Pekerjaan Umum dan Perhubungan Kabupaten Mamuju tersebut diadili dalam kasus korupsi SPMK fiktif yang digunakan untuk kredit modal kerja di Bank BPD Sulselbar yang merugikan negara Rp 41 miliar pada 2007.

Saat diadili, kata dia, yang bersangkutan sudah pindah sebagai staf di Sekretariat Daerah Kabupaten Wajo. Menurut dia, terpidana sempat ditahan sebelum akhirnya pengajuan penahanan kotanya dikabulkan.

Setelah divonis, terpidana kasus korupsi itu mengajukan banding hingga kasasi. Di tingkat kasasi, terpidana dijatuhi hukuman 10 tahun penjara serta wajib membayar uang pengganti kerugian negara Rp 22 miliar.






Jurnalis Rusia Marina Ovsyannikova jadi Buronan Pemerintah

2 hari lalu

Jurnalis Rusia Marina Ovsyannikova jadi Buronan Pemerintah

Jurnalis Rusia, Marina Ovsyannikova, telah dimasukkan dalam daftar buron di Moskow setelah melarikan diri dari tahanan rumah


Tersangka Korupsi Dana Penanganan Covid-19 di Flores Timur Jadi Buronan

6 hari lalu

Tersangka Korupsi Dana Penanganan Covid-19 di Flores Timur Jadi Buronan

Kasus dugaan korupsi dana penanganan Covid-19 ini menyeret tiga tersangka. Dua tersangka telah ditahan.


Jokowi Minta Lukas Enembe Hormati Panggilan KPK

10 hari lalu

Jokowi Minta Lukas Enembe Hormati Panggilan KPK

Presiden Joko Widodo atau Jokowi ikut merespons singkat kasus gratifikasi yang menjerat Gubernur Papua Lukas Enembe. Kepala negara meminta semua pihak, termasuk Lukas, untuk menghormati proses hukum yang berjalan di Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.


KPK Keluarkan Panggilan Kedua ke Lukas Enembe, Polda Papua Siagakan 1.800 Personel

12 hari lalu

KPK Keluarkan Panggilan Kedua ke Lukas Enembe, Polda Papua Siagakan 1.800 Personel

1.800 personel polisi disiagakan mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat setelah KPK mengeluarkan panggilan kedua ke Lukas Enembe


Lukas Enembe Tak Bisa Hadiri Pemeriksaan karena Sakit, KPK: Harus Ada Dokumen Medis

12 hari lalu

Lukas Enembe Tak Bisa Hadiri Pemeriksaan karena Sakit, KPK: Harus Ada Dokumen Medis

KPK buka suara mengenai kabar Gubernur Papua Lukas Enembe tak bisa menghadiri panggilan lembaganya dengan alasan sakit pada Senin, pekan depan.


Kejati DKI Jakarta dan Kejaksaan Belanda Diskusi Penegakan Hukum

13 hari lalu

Kejati DKI Jakarta dan Kejaksaan Belanda Diskusi Penegakan Hukum

Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menerima kunjungan kerja dari Kejaksaan Tinggi Belanda


Penyelidikan Hibah PON XX KONI Papua Barat Dihentikan, Jaksa: Jika Ada Bukti Baru Dibuka Kembali

14 hari lalu

Penyelidikan Hibah PON XX KONI Papua Barat Dihentikan, Jaksa: Jika Ada Bukti Baru Dibuka Kembali

Kejati Papua Barat menghentikan penyelidikan dugaan kasus penyalahgunaan hibah PON XX pada organisasi KONI Papua Barat.


KPK Duga Lukas Enembe Punya Penghubung di Singapura

15 hari lalu

KPK Duga Lukas Enembe Punya Penghubung di Singapura

KPK menduga Gubernur Papua Lukas Enembe punya penghubung di Singapura. KPK sudah mengantongi nama penghubung tersebut.


Dugaan Korupsi Dana BUMDes di Karanganyar Seret Kepala Desa dan Mantan Direktur

15 hari lalu

Dugaan Korupsi Dana BUMDes di Karanganyar Seret Kepala Desa dan Mantan Direktur

Kejari Kabupaten Karanganyar mengusut kasus dugaan korupsi dana Badan Usaha Milik Desa atau BUMDes Berjo yang menyeret Kepala Desa dan mantan Direktur


KPK Jebloskan Penyuap Angin Prayitno Aji ke Penjara

16 hari lalu

KPK Jebloskan Penyuap Angin Prayitno Aji ke Penjara

Dalam kasus suap itu, KPK menduga Rp 15 miliar mengalir ke pejabat Direktorat Jenderal Pajak Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani.