Selasa, 22 September 2020

Kementerian PPPA: Anak dan Perempuan Paling Terdampak Pandemi Covid-19

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja memakai masker saat melintas di dekat poster imbauan wajib menggunakan masker di Kawasan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat, 12 Juni 2020. Penambahan kasus baru positif corona di Jakarta masih terjadi, dan mencapai 73 kasus pada hari ini. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Pekerja memakai masker saat melintas di dekat poster imbauan wajib menggunakan masker di Kawasan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat, 12 Juni 2020. Penambahan kasus baru positif corona di Jakarta masih terjadi, dan mencapai 73 kasus pada hari ini. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, JakartaDeputi Partisipasi Masyarakat Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indra Gunawan mengatakan pandemi Covid-19 memberikan dampak paling besar kepada kelompok rentan, termasuk di antaranya anak-anak dan perempuan.

    Menurut data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak hingga 9 Juni 2020, kurang lebih 5.970 pekerja perempuan mengalami pemutusan hubungan kerja dan 16.941 pekerja perempuan dirumahkan.

    "Sebanyak 32.277 pekerja migran Indonesia dipulangkan dari berbagai negara, 70,41 persen di antaranya adalah perempuan," kata Indra, Rabu, 9 September 2020.

    Padahal, kata Indra, para pekerja migran tersebut setelah kembali ke Indonesia juga tidak semuanya bisa mendapatkan pekerjaan baru untuk menghidupi diri dan keluarganya.

    Di sisi lain, Indra mengungkap banyak perempuan yang harus menjadi tulang punggung keluarga sebagai dampak dari pandemi Covid-19. "Perempuan menjadi tulang punggung keluarga karena suaminya berhenti bekerja, diisolasi, atau meninggal dunia karena COVID-19," ujarnya. 

    Indra mengatakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah melakukan upaya pemberdayaan ekonomi perempuan, salah satunya melalui program Mekaar yang menggandeng PT Permodalan Nasional Madani (PNM), sebuah badan usaha milik negara yang bergerak di bidang jasa keuangan. "Diperlukan kerja sama berbagai pihak, termasuk dunia usaha dalam memberdayakan perempuan secara ekonomi," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utak-atik Definisi Kematian Akibat Covid-19, Bandingkan dengan Uraian WHO

    Wacana definisi kematian akibat Covid-19 sempat disinggung dalam rakor penanganan pandemi. Hal itu mempengaruhi angka keberhasilan penanganan pandemi.