Hari Olahraga Nasional, Firli: Olahraga Membentuk Semangat Antikorupsi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua KPK Firli Bahuri berjalan meninggalkan ruangan usai mengikuti sidang lanjutan terkait dugaan pelanggaran kode etik,  di gedung KPK C1, Jakarta, Jumat, 4 September 2020. Perjalanan tersebut menggunakan sarana helikopter milik perusahaan swasta dengan kode PK-JTO helimousine. ANTARA/Muhammad Adimaja

    Ketua KPK Firli Bahuri berjalan meninggalkan ruangan usai mengikuti sidang lanjutan terkait dugaan pelanggaran kode etik, di gedung KPK C1, Jakarta, Jumat, 4 September 2020. Perjalanan tersebut menggunakan sarana helikopter milik perusahaan swasta dengan kode PK-JTO helimousine. ANTARA/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengucapkan selama Hari Olah Raga Nasional ke-37. Dia mengatakan olahraga dapat membentuk sportifitas dan semangat antikorupsi. 

    “Saya mengajak kita semua menjadikan peringatan Haornas sebagai pelecut kebangkitan olahraga nasional dengan semangat membangun jiwa dan raga antikorupsi,” kata Firli lewat keterangan tertulis, Rabu, 9 September 2020.

    Mantan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan ini mengatakan suka olahraga. Dia selalu menyempatkan melakukan olahraga di tengah kesibukannya.

    “Olahraga selalu saya jadikan rutinitas disela-sela tugas, kesibukan dan padatnya kegiatan sebagai Ketua KPK Republik Indonesia, untuk memimpin upaya pemberantasan korupsi yang telah berurat akar di negeri ini,” kata dia.

    Firli mengatakan semangat olahraga bisa menumbuhkan semangat antikorupsi. Olahraga, kata dia, mengajarkan nilai sportifitas. Dia mengatakan sportifitas dekat dengan nilai antikorupsi.

    “Kalau sportif, mampu mencetak prestasi yang sesungguhnya, maka atlit atau pemain olahraga tak akan berbuat curang. Di hatinya, tidak akan mau memanipulasi yang diluar kemampuannya. Di sinilah letak hubungan spirit sportifitas dan korelasi anti korupsi,” kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020, Peta Calon Kepala Daerah yang Terjangkit Covid-19

    Sejumlah kepada daerah terjangkit Covid-19 saat tahapan Pilkada 2020 berlangsung. Calon Bupati Berau bahkan meninggal akibat wabah virus corona.