Polri Kerahkan 192 Ribu Personel Amankan Pilkada 2020

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Jenderal Pol Idham Azis saat memberikan pengarahan di depan Perwira Tinggi TNI maupun Polri pada Rapat Pimpinan (Rapim) antara TNI-Polri di Gor A Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa, 28 Januari 2020. Rapim digelar untuk memberikan pengarahan para pimpinan kedua lembaga dalam mengamankan Pilkada 2020 serentak serta mengawal pembangunan nasional. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Kapolri Jenderal Pol Idham Azis saat memberikan pengarahan di depan Perwira Tinggi TNI maupun Polri pada Rapat Pimpinan (Rapim) antara TNI-Polri di Gor A Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa, 28 Januari 2020. Rapim digelar untuk memberikan pengarahan para pimpinan kedua lembaga dalam mengamankan Pilkada 2020 serentak serta mengawal pembangunan nasional. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Polri menyiapkan lebih dari 192 ribu personel untuk mengamankan Pilkada 2020. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono mengatakan, kepala satuan wilayah akan menentukan pembagian jumlah personel di masing-masing wilayah.

    "Bahwa pelibatan kekuatan pengamanan Pilkada 2020, Polri telah melakukan penggelaran kekuatan sebanyak sekitar 192.168 personel. Nantinya jumlah personel yang dilibatkan di setiap wilayah, disesuaikan dengan karakteristik kerawanan masing-masing wilayah," ucap Awi di kantornya, Jakarta Selatan, pada Selasa, 8 September 2020.

    Selain itu, Polri juga menerjunkan 137.729 personel sebagai pengamanan di tempat pemungutan suara (TPS). Pada 9 Desember mendatang, ratusan ribu anggota itu akan ditempatkan di lebih dari 300 ribu TPS.

    Awi merinci, terdapat 266.220 TPS dengan kategori aman yang akan dijaga 2 personel di setiap 10 TPS. Lalu, 34.863 TPS dengan kategori rawan yang akan dijaga 2 personel di setiap 2 TPS.

    "Sebanyak 5.113 TPS dengan kategori sangat rawan yang akan dijaga 2 personel di setiap TPS-nya. Terakhir, 732 TPS dengan kategori khusus yang akan dijaga 2 personel di setiap TPS," kata Awi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa saja Tanda-tanda Perekonomian Indonesia di Ambang Resesi

    Perekonomian Indonesia semakin dekat dengan kondisi resesi teknikal. Kapan suatu negara dianggap masuk ke dalam kondisi resesi?