Lima Daerah Ini Sudah Penuhi Standar Tes PCR WHO

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi PCR Test. Shutterstock

    Ilustrasi PCR Test. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan 5 provinsi sudah dapat memenuhi jumlah standar tes PCR yang dianjurkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni sebanyak 1.000/1 juta penduduk tiap pekannya. Kelima daerah tersebut adalah DKI Jakarta, Kalimantan Timur, DI Yogyakarta, Sulawesi Utara, dan Kalimantan Selatan.

    "Tentunya daerah-daerah lain harus mengikuti pencapaian yang dicapai oleh beberapa provinsi yang kami sampaikan," ujar Wiku dalam konferensi pers di YouTube Sekretariat Presiden, Selasa, 8 September 2020.

    Wiku mengatakan dari data Kementerian Kesehatan menunjukkan per 6 September, DKI telah mencapai angka 3.084 orang yang diperiksa. Sedangkan Provinsi lain seperti Kalimantan Timur mencapai 2.157, DI Yogyakarta ada 1.198, Sulawesi Utara 1.197, dan Kalimantan Selatan 1.128.

    Meski begitu, Wiku menyayangkan beberapa provinsi besar yang kapasitas pengujiannya masih di bawah standar. Seperti di Jawa Tengah baru 411, di Jawa Barat 301, dan di Jawa Timur 480. Padahal daerah-daerah ini adalah poros aktivitas sosial ekonomi.

    Wiku mengatakan ketimpangan kapasitas tes ini terjadi karena perbedaan sumber daya yang dimiliki di daerah tersebut. Di antaranya adalah ketersedian lab testing dan Sumber Daya Manusia.

    "Upaya kami dalam menghadapi kondisi ini adalah mendorong agar daerah menambah lab testingnya termasuk melakukan kerja sama dengan laboratorium-laboratorium swasta setempat," ujar Wiku.

    Selain itu, ia juga berharap ke depannya pemerintah bisa menjaring kasus positif tanpa gejala lebih banyak. Hal ini ia sebut diperlukan agar pemerintah dapat menangani kasusnya secara lebih baik, dapat terdeteksi secara dini, dengan harapan hasil akhirnya lebih baik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa saja Tanda-tanda Perekonomian Indonesia di Ambang Resesi

    Perekonomian Indonesia semakin dekat dengan kondisi resesi teknikal. Kapan suatu negara dianggap masuk ke dalam kondisi resesi?