Kejaksaan Agung Periksa Adik Jaksa Pinangki

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tersangka kasus suap Jaksa Pinangki Sirna Malasari, Andi Irfan Jaya memasuki mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu, 2 September 2020. Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali mengatakan partai otomatis mencabut keanggotaan Andi Irfan Jaya yang telah ditetapkan sebagai tersangka di kasus Jaksa Pinangki. ANTARA/Galih Pradipta

    Tersangka kasus suap Jaksa Pinangki Sirna Malasari, Andi Irfan Jaya memasuki mobil tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung Bundar, Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu, 2 September 2020. Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali mengatakan partai otomatis mencabut keanggotaan Andi Irfan Jaya yang telah ditetapkan sebagai tersangka di kasus Jaksa Pinangki. ANTARA/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, JakartaJaksa penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung kembali memeriksa Pungki Primarini, adik Jaksa Pinangki Sirna Malasari, sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi atas penerimaan gratifikasi pegawai negeri. Pungki diperiksa untuk tersangka Djoko Soegiarto Tjandra dan Andi Irfan Jaya.

    "Hari ini diperiksa tujuh saksi di antaranya adik jaksa Pinangki, Pungki Primarini," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin, 7 September 2020.

    Sementara enam saksi lainnya yakni Direktur Consumer Banking PT Bank Mega Gunawan, Kepala BCA Cabang Pembantu Jalan Panjang Gunito Wicaksono dan Teller pada Money Changer Dollar Asia Cabang Melawai Julia Rani.

    Kemudian Teller Dolarindo Money Changer Paramelasarideli, Head Marketing Tri Tunggal The Falas Blok M Plaza Meliani Trikartika dan Residence Manager The Pakubowono Signature Hendri Utama.

    Sebelumnya Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung telah menetapkan jaksa Pinangki Sirna Malasari, Djoko Soegiarto Tjandra dan Andi Irfan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi atas penerimaan gratifikasi pegawai negeri.

    Pinangki diduga menerima hadiah atau janji sebesar US$ 500 ribu untuk pengurusan perkara Djoko TjandraDalam kasus ini, Andi Irfan diduga berperan melakukan percobaan atau pemufakatan dalam dugaan gratifikasi yang dilakukan oleh jaksa Pinangki.

    Sejauh ini jaksa penyidik Kejagung sudah menggeledah empat lokasi terkait dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menjerat jaksa Pinangki Sirna Malasari. Empat lokasi itu adalah dua unit apartemen di Jakarta Selatan, satu lokasi di kawasan Sentul, Jawa Barat dan satu diler mobil.

    Dari penggeledahan tersebut, Kejaksaan Agung menyita sebuah mobil mewah BMW seri X5 keluaran tahun 2020 milik Pinangki.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Jalan Terus, Ada Usulan Perihal Pelaksanaan dalam Wabah Covid-19

    Rapat kerja antara DPR, Pemerintah, KPU, Bawaslu dan DKPP menyepakati bahwa Pilkada 2020 berlangsung 9 Desember 2020 dengan sejumlah usulan tambahan.