Jokowi Minta Terawan Benahi Kapasitas Testing Covid-19 yang Timpang

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi menyampaikan pengarahan saat pemberian bantuan modal kerja di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jumat, 24 Juli 2020. Menyusul kabar Purnomo positif Covid-19, Jokowi dan seluruh perangkat istana akan mempercepat jadwal tes swab rutin. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    Presiden Jokowi menyampaikan pengarahan saat pemberian bantuan modal kerja di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jumat, 24 Juli 2020. Menyusul kabar Purnomo positif Covid-19, Jokowi dan seluruh perangkat istana akan mempercepat jadwal tes swab rutin. ANTARA/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengingatkan Kementerian Kesehatan bahwa saat ini tingkat kapasitas test Covid-19 antardaerah masih sangat timpang. Ia pun meminta agar hal ini segera dibenahi.

    "Jangan sampai yang saya lihat, provinsi, ada provinsi yang sudah melakukan tinggi sekali tapi ada provinsi yang testingnya masih rendah sekali," kata Jokowi saat membuka Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin, 7 September 2020.

    Sebelumnya diketahui wilayah DKI Jakarta menjadi daerah dengan kapasitas tes Covid-19 tertinggi. Satuan Tugas atau Satgas Penanganan Covid-19 menyebut hal ini dikarenakan adanya kelebihan jumlah laboratorium yang dimiliki DKI.

    Jokowi dalam sidang tersebut meminta Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto agar membuat desain perencanaan khusus agar hal ini tak lagi terulang. "Jadi desain perencanaan itu harus betul-betul komprehensif. Menyangkut berapa jumlah lab yang harus ada di sebuah provinsi, berapa reagen yang harus terdistribusi pada sebuah provinsi," kata Jokowi.

    Ia menegaskan perencanaan itu diperlukan agar terlihat sebaran kasus Covid-19 secara lebih komprehensif. Jokowi meminta Terawan agar memanfaatkan strategi jejaring laboratorium.

    "Strategi jejaring lab ini penting. Jadi bukan berdasarkan wilayah administrasi tapi sekali lagi desain perencanaan harus betul-betul ada dan disiapkan," kata Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa saja Tanda-tanda Perekonomian Indonesia di Ambang Resesi

    Perekonomian Indonesia semakin dekat dengan kondisi resesi teknikal. Kapan suatu negara dianggap masuk ke dalam kondisi resesi?