Bupati Pasangkayu Resmikan Kampung Tangguh Samusena'na

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa launching Kampung Tangguh Samusena'na di Dusun Hikma, Desa Polewali, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (2/9/2020).

    Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa launching Kampung Tangguh Samusena'na di Dusun Hikma, Desa Polewali, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (2/9/2020).

    INFO NASIONAL-- Bupati Kabupaten Pasangkayu Agus Ambo Djiwa launching Kampung Tangguh Samusena’na di Dusun Hikma, Desa Polewali, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (2/9).
     
    Hadir di giat tersebut, Kapolres Pasangkayu AKBP Leo H Siagian, Danramil 02-1427 Randomayang Kapten Inf Ismail, Kapolsek Bambalamotu Iptu Muhammad Nur.
     
    Bupati Agus menyampaikan, tetap semangat di tengah pandemi Covid-19, dan salah satu bentuk semangat kita adalah terealisasinya Kampung Tangguh ini.
     
    “Kampung Tangguh ini mendorong kita agar lebih kuat dan tangguh dalam segala kondisi, serta sebagai persediaan bahan pokok untuk suplay masyarakat dalam menghadapi krisis ketahanan pangan sebagai dampak wabah Covid-19,” ujar Agus.
     
    Ketua BPD Polewali sekaligus Ketua Panitia, Agus Riadi, mengatakan kita perlu berbangga akan diresmikannya Kampung Tangguh di Desa Polewali.
     
    “Potensi Kampung Tangguh di Desa Polewali sudah dilakukan oleh masyarakat disini sejak lama, seperti ketahanan pangan dan sudah banyak masyarakat kita memanfaatkan lahan kosong untuk menyediakan ke tahan pangan. Masyarakat juga diminta untuk mengikuti protokol kesehatan dan pakai masker,” kata Agus.
     
    Kapolres Pasangkayu, AKBP Leo H Siagian mengapresiasi kegiatan di tengah Pandemi Covid 19, dimana meningkatkan ketangguhan atau ketahanan masyarakat menghadapi wabah Covid-19.
     
    “Menghidupkan Kampung Tangguh memerlukan kerjasama seluruh elemen, agar Kampung Tangguh ini menjadi percontohan bagi wilayah lainnya, seperti Kampung Tangguh Semeru di Jawa Timur (Jatim),” ujar Leo.
     
    Menurut dia, Kampung Tangguh ini bertujuan memutus mata rantai wabah Covid-19, melatih masyarakat lebih tangguh di tengah pandemi Covid-19 dan sebagai salah satu opsi alternatif menggerakkan roda perekonomian masyarakat yang terkena dampak wabah Covid-19.
     
    “Mengapa Desa Polewali yang terpilih menjadi Kampung Tangguh, karena di desa ini pernah terjadi peristiwa warga terpapar Covid-19, tetapi warga setempat tidak mengucilkan warga tersebut, justru memberi semangat sampai warga yang terpapar tersebut dinyatakan bebas dari virus Covid-19.
     
    Lanjut Leo, kampung ini memiliki ketahanan pangan yang baik, sehingga memang layak menjadi Kampung Tangguh.
     
    “Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat terutama Pemkab Pasangkayu, sehingga Kampung Tangguh ini bisa direalisasikan,” ucap Leo.(*)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020, Peta Calon Kepala Daerah yang Terjangkit Covid-19

    Sejumlah kepada daerah terjangkit Covid-19 saat tahapan Pilkada 2020 berlangsung. Calon Bupati Berau bahkan meninggal akibat wabah virus corona.