Terpapar Covid-19, Dua Bakal Calon Kepala Daerah Ini Tak Hadiri Pendaftaran

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kesibukan petugas medis saat memeriksa relawan yang akan menjalani uji klinis vaksin virus Corona di Puskesmas Dago, Bandung, Senin, 11 Agustus 2020. Uji klinis vaksin Covid-19 kepada relawan ini melalui beberapa tahap, seperti pemeriksaan kesehatan, tes usap dan penyuntikan vaksin. TEMPO/Prima Mulia

    Kesibukan petugas medis saat memeriksa relawan yang akan menjalani uji klinis vaksin virus Corona di Puskesmas Dago, Bandung, Senin, 11 Agustus 2020. Uji klinis vaksin Covid-19 kepada relawan ini melalui beberapa tahap, seperti pemeriksaan kesehatan, tes usap dan penyuntikan vaksin. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua bakal calon kepala daerah di Sulawesi Selatan yang akan mengikuti pilkada 2029 terkonfirmasi positif Covid-19. 

    Komisioner KPU Sulsel Asram Jaya membenarkan ada kandidat yang terkonfimasi positif. Namun ia enggan memgungkap dua bakal calon yang dimaksud.

    "Ada dua yang tidak bisa kita sampaikan secara terbuka, yakni hasil tes Covid-19 dan ijazah, karena bukan wewenang kami. Bisa ditanyakan kepada partai pengusungnya," kata Asram, Sabtu, 5 September 2020.

    Dari informasi yang dihimpun Antara, kedua calon peserta pilkada 2020 itu adalah bakal calon Bupati Luwu Utara Irwan Bachri Syam dan bakal calon Bupati Luwu Utara Arsyad Kamar.

    Irwan diketahui positif Covid-19 karena tak hadir saat pendaftaran pada Sabtu kemarin. Pendaftaran pasangan Irwan Bachri Syam-Andi Muh Rio Patiwiri diwakili oleh wakilnya dan sejumlah petinggi partai pendukung.

    "Tadi diwakili (mendaftar), karena sebagai ketua partai dia memberi mandat kepada wakil ketuanya. Kami tentu menerapkan standar protokol Covid-19 saat proses pendaftaran dan didampingi tim satgas," ujar Komisioner KPU Luwu Timur Muhammad Abu. Irwan diketahui menjabat sebagai ketua DPC NasDem Luwu Timur.

    Sementara itu, kandidat Bupati Luwu Utara, Arsyad Kasmar telah mengumumkan dirinya terpapar Covid-19 dan tengah isolasi mandiri di hotel Kota Makassar. "Saya sengaja umumkan ini agar ada Tracing kontak sehingga penyebarannya bisa dicegah," kata dia.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020, Peta Calon Kepala Daerah yang Terjangkit Covid-19

    Sejumlah kepada daerah terjangkit Covid-19 saat tahapan Pilkada 2020 berlangsung. Calon Bupati Berau bahkan meninggal akibat wabah virus corona.