ICW Kritik Firli KPK yang Kerap Hindari Wartawan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua KPK, Firli Bahuri (tengah) mendampingi Ketua Komisi III DPR Herman Heri (kedua kanan) bersama para anggota Komisi III, meninjau kondisi rumah tahanan KPK, di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa, 7 Juli 2020. Kegiatan itu dilakukan setelah KPK dan Komisi III menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum. TEMPO/Imam Sukamto

    Ketua KPK, Firli Bahuri (tengah) mendampingi Ketua Komisi III DPR Herman Heri (kedua kanan) bersama para anggota Komisi III, meninjau kondisi rumah tahanan KPK, di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa, 7 Juli 2020. Kegiatan itu dilakukan setelah KPK dan Komisi III menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia Corruption Watch (ICW) mempertanyakan alasan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Firli Bahuri yang kerap menghindari wartawan. "Perilaku seperti ini bukan kali pertama diperlihatkan oleh Ketua KPK," kata peneliti ICW, Kurnia Ramadhan, dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 4 September 2020.

    Kurnia mengatakan setidaknya Firli sudah tiga kali menghindar. Yaitu dimulai saat mantan Kapolda Sumatera Selatan itu mengikuti proses wawancara bersama Panitia Seleksi Pimpinan KPK di Sekretariat Negara, 29 Agustus 2019.

    Kemudian, ICW juga mencatat Firli menghindar ketika pimpinan KPK mengunjungi DPR, pada 20 Januari 2020. Yang terbaru pada hari ini setelah pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik di dewan pengawas.

    Selain itu, Kurnia juga mengungkapkan bahwa Firli sempat menutup-nutupi informasi terkait dugaan penyekapan yang dialami pegawai KPK, saat ingin meringkus Harun Masiku.

    Sebagai Ketua KPK, kata Kurnia, mestinya Firli memahami bahwa lembaga antirasuah itu terikat dengan Pasal 5 juncto Pasal 20 ayat (1) UU KPK, yang menyebutkan bahwa KPK bertanggungjawab kepada publik dan menerapkan nilai keterbukaan, akuntabilitas, dan kepentingan umum saat menjalankan tugas.

    "Rangkaian kontroversi selama ini serta keengganan dari Firli Bahuri untuk berhadapan dengan media menunjukkan bahwa yang bersangkutan sebenarnya belum siap mengemban jabatan sebagai Ketua KPK," ujar Kurnia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebiasaan Anak Berbohong Dapat Merugikan Mereka Saat Dewasa

    Anak bisa melakukan kebohongan dengan atau tanpa alasan. Berbohong menurut si anak dapat menyelamatkan mereka dari konsekuensi yang diterimanya.