Ketua Bawaslu Sebut 4 Elemen Pokok Kunci Sukses Pilkada 2020

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi TPS Pilkada. Dok TEMPO

    Ilustrasi TPS Pilkada. Dok TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan mengatakan ada empat elemen pokok yang menjadi kunci suksesnya Pilkada 2020. "Empat elemen ini punya peran besar menyukseskan pilkada yang luber, jurdil, dan sehat," kata Abhan dalam video konferensi bersama Kemendagri dan KPU, Jumat, 4 September 2020.

    Elemen pertama adalah pemerintah daerah. Abhan mengatakan, pemda punya kontribusi besar menyukseskan pilkada. Misalnya, Satpol PP berperan dalam melaksanakan dan mengawal regulasi protokol kesehatan. "Kalau melihat regulasi Peraturan KPU dan UU lain, ada peran besar dari Satpol PP dan Satlinmas (satuan perlindungan masyarakat) dalam menegakkan aturan protokol kesehatan," kata dia.

    Elemen kedua adalah penyelenggara pilkada. Menurut Abhan, penyelenggara harus dapat memberikan contoh. Penyelenggara haru menjaga integritasnya dalam bertindak adil dan obyektif dalam melaksanakan tahapan pilkada.

    Elemen ketiga adalah peserta pilkada. Abhan berharap, peserta maupun partai politik pendukung pasangan calon dan tim kampanye taat dan patuh pada regulasi pilkada. Selain itu, mereka juga diminta patuh pada regulasi lain terkait tahapan pelaksanaan. "Kita berharap peserta taat aturan mengenai protokol kesehatan," ujarnya.

    Elemen keempat adalah masyarakat. Abhan meminta masyarakat mendukung pelaksanaan pilkada dan mematuhi protokol kesehatan. Misalnya, mematuhi aturan di PKPU terkait pertemuan terbatas dalam kampanye dibatasi 50 orang, selebihnya hadir melalui virtual. Kemudian dalam pertemuan umum dibatasi 100 orang.

    "Ini dibutuhkan komitmen masyarakat agar mematuhi aturan itu. Kemudian tidak melanggar aturan seperti situasi normal berbondong-bondong di area kampanye rapat umum," ujar Abhan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa saja Tanda-tanda Perekonomian Indonesia di Ambang Resesi

    Perekonomian Indonesia semakin dekat dengan kondisi resesi teknikal. Kapan suatu negara dianggap masuk ke dalam kondisi resesi?