Kemenag Bahas Pedoman Penyelenggaraan Umrah di Tengah Pandemi Covid-19

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana Masjidil Haram yang kosong setelah pemerintah Arab Saudi menunda umrah di Mekkah, 6 Maret 2020. Arab Saudi menangguhkan salat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi selama bulan Ramadan untuk mencegah penyebaran virus Corona atau COVID-19. REUTERS

    Suasana Masjidil Haram yang kosong setelah pemerintah Arab Saudi menunda umrah di Mekkah, 6 Maret 2020. Arab Saudi menangguhkan salat di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi selama bulan Ramadan untuk mencegah penyebaran virus Corona atau COVID-19. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Agama tengah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan Satgas Covid-19 guna menyusun pedoman penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaran ibadah umrah 1442 Hijriah.

    "Saudi memang belum mengumumkan kapan akan mulai membuka penyelenggaraan umrah. Sembari menunggu, kami lakukan persiapan, termasuk menyusun pedoman penerapan protokol penyelenggaraan umrah di masa pandemi," ujar Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kementerian Agama Arfi Hatim lewat keterangan tertulis, Jumat, 4 September 2020.

    Dalam waktu dekat ini, ujar Arfi, Kemenag akan menggelar pertemuan dengan Kemenkes dan Satgas Covid-19 serta kementerian/lembaga terkait untuk membahas pedoman penyelenggaraan umrah di tengah pandemi ini.

    Kasubdit Pemantauan dan Pengawasan Umrah dan Haji Khusus Noer Aliya Fitra menambahkan, pihaknya akan mempercepat penerbitan aturan tersebut. Sehingga, bisa dijadikan rujukan bagi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

    "Kami akan segera terbitkan aturannya dan itu akan menjadi rujukan penyelenggaraan ibadah umrah sekaligus persyaratan yang harus ditaati PPIU yang akan memberangkatkan jemaahnya pada musim umrah 1442H," ujar Noer Aliya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hati-hati, Ada 5 Tempat Rawan Penularan Virus Corona di Kantor

    Penelitian mengumpulkan daftar lima titik risiko penyebaran Covid-19 di kantor. Sejumlah titik penularan virus corona sering kita abaikan.