Badan Kepegawaian Kota Surabaya Sudah Terima Pengunduran Diri Eri Cahyadi

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Eri Cahyadi. Instagram/@ericahyadi_

    Eri Cahyadi. Instagram/@ericahyadi_

    TEMPO.CO, JakartaEri Cahyadi, bakal calon Wali Kota Surabaya mengundurkan diri dari jabatannya Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya. Hal ini sebagai salah satu syarat agar tidak menggunakan fasilitas pemerintah.

    Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara, surat pengunduran diri Eri Cahyadi sudah diserahkan pada hari Rabu 2 September 2020.

    "Jadi, memang terhitung kemarin, 2 September, dari rekan-rekan BKD (Badan Kepegawaian dan Diklat) sudah menerima surat pengunduran diri dari Pak Eri, langsung diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku," katanya Kamis 3 September 2020.

    Untuk mekanisme pengunduran diri Eri, lanjut dia, pihak Pemkot Surabaya bisa memprosesnya dengan cepat. Hingga saat ini, prosedurnya masih berjalan.

    "Cepat kalau pengunduran diri. Cuma ini 'kan masih prosedurnya masih berjalan," ujarnya.

    Meneruskan keterangan dari Wali Kota Risma, Febri menjelaskan bahwa pengganti Eri adalah Erna Purnawati yang saat ini menjabat Kepala Dinas PU Binamarga Surabaya. "Bu Wali sudah menyampaikan, insyaallah, Bu Erna, ya," kata Febri.

    Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memastikan Eri Cahyadi telah mundur karena maju Pilkada Surabaya. "Sudah mestinya penggantinya Bu Erna (Kepala Dinas Pekerjaan Umum Binamarga Kota Surabaya Erna Purnawati)," kata Wali Kota Risma singkat seusai rapat Paripurna di Gedung DPRD Kota Surabaya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lakon DPR, Jokowi, dan MK dalam Riwayat Akhir Kisah KPK

    Pada 4 Mei 2021, Mahkamah Konstitusi menolak uji formil UU KPK. Dewan Perwakilan Rakyat dan Presiden Jokowi juga punya andil dalam pelemahan komisi.