Kasus Mahasiswa Haluoleo Tertembak, Polisi Bawa Senpi karena Tak Sempat Setor

Dua keluarga mahasiswa Universitas Haluoleo Kendari, almarhum Randi dan Yusuf Kardawi, saat berkunjung ke gedung KPK, Jakarta, Kamis, 12 Desember 2019. Keluarga korban meminta bantuan KPK untuk menuntut keadilan atas kematian anak mereka dalam demonstrasi pada 26 September 2019. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Jaksa penuntut umum menghadirkan sejumlah saksi dari anggota Kepolisian Resor Kendari, Sulawesi Tenggara dalam perkara meninggalnya mahasiswa Haluoleo, Imawan Randi. Saksi yang dihadirkan merupakan petugas yang membawa senjata api ke lokasi demonstrasi di mana Randi tertembak.

Seorang saksi dari anggota polisi bernama M. Iqbal mengaku membawa sepucuk pistol saat demonstrasi mahasiswa di DPRD Sulawesi Tenggara berlangsung, yakni Kamis, 26 September 2019. Saat ditanya jaksa, dia mengaku sudah mendapatkan perintah agar tidak membawa senjata api ke lokasi dari atasannya. Namun, Iqbal tetap membawa beceng itu dengan alasan lupa.

"Pada saat itu saya tak sempat ke kantor setor senjata, paginya langsung apel di DPRD," kata Iqbal di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis, 3 September 2020.

Iqbal mengaku tiba di lokasi unjuk rasa sekitar pukul 08.00. Menurut dia, para demonstran pada saat itu mencoba masuk ke kantor para Dewan. Dia juga mengaku sempat melepaskan satu kali tembakan ke udara karena polisi dihujani batu oleh pengunjuk rasa. Tujuannya, kata dia, untuk menakuti kerumunan massa.

"Betul Pak, sambil teriak mundur-mundur," jawab Iqbal kepada majelis hakim.

Namun saat ditanya apakah sempat melihat terdakwa dalam kasus ini, yakni Brigadir Abdul Malik di lokasi demonstrasi, Iqbal mengaku kurang memerhatikan. Begitu pun, dia tak tegas mengingat apakah Abdul Malik berada di tempat apel para anggota polisi di sekitar DPRD Sulawesi Tenggara.

"Kayanya (Abdul Malik) ada, Yang Mulia," kata dia.

Pada September 2019, mahasiswa di berbagai daerah, termasuk di Kendari, Sulawesi Tenggara, melakukan unjuk rasa untuk menuntut Presiden Jokowi segera mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang guna membatalkan perubahan Undang-Undang KPK yang sudah disahkan oleh DPR RI. Di Kendari, dua mahasiswa tewas, yakni Randi dan Yusuf Kardawi. Randi meninggal karena luka tembak di dada kiri bawah ketiak dan tembus dada kanan. Sedangkan Yusuf meninggal karena benturan benda tumpul di kepala.

Brigadir Abdul Malik ditetapkan sebagai tersangka atas mahasiswa Haluoleo meninggal yaitu Randi. Dia didakwa menggunakan Pasal 338 subsidair Pasal 351 Ayat 3 dan atau Pasal 359 dan 360 Ayat 2 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

M YUSUF MANURUNG

Koreksi: Ada perubahan judul pada Jumat 4 September 2020 pukul 01.22 karena mengambil kesimpulan dari pernyataan saksi






Di Baubau, Jokowi Bakal Terima Penganugerahan dari Kesultanan Buton

3 jam lalu

Di Baubau, Jokowi Bakal Terima Penganugerahan dari Kesultanan Buton

Di Baubau, Presiden Jokowi akan melakukan mengunjungi pasar, ke kantor pos, dan selanjutnya ada pemberian penganugerahan Kesultanan Buton


Hari Ini, Presiden Jokowi Kunjungi Pabrik Aspal di Buton hingga Bagikan BLT di Sejumlah Pasar

4 jam lalu

Hari Ini, Presiden Jokowi Kunjungi Pabrik Aspal di Buton hingga Bagikan BLT di Sejumlah Pasar

Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Kota Baubau, dan Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara untuk meninjau penyaluran BLT


Penembakan di Sekolah Rusia, 9 Tewas termasuk 5 Anak-Anak

20 jam lalu

Penembakan di Sekolah Rusia, 9 Tewas termasuk 5 Anak-Anak

Seorang pria bersenjata menembak mati sembilan orang, termasuk lima anak-anak, di sebuah sekolah di Udmurtia, Rusia.


Mengenang Rapper Tupac Shakur, Ditembak Mati Saat Usianya 25 Tahun

13 hari lalu

Mengenang Rapper Tupac Shakur, Ditembak Mati Saat Usianya 25 Tahun

Karya musik Tupac Shakur telah didengar banyak kalangan. Sayang, pada 7 September 1996 ia ditembak orang tak dikenal, 6 hari kemudian ia tewas.


Kasus Polisi Tembak Polisi, Polda Lampung Pecat Aipda Rudi Suryanto

17 hari lalu

Kasus Polisi Tembak Polisi, Polda Lampung Pecat Aipda Rudi Suryanto

Polda Lampung menjatuhkan hukuman pemecatan tidak dengan hormat (PTDH) terhadap Aipda Rudi Suryanto, dalam kasus polisi tembak polisi.


Penembakan Acak Live di Facebook Meneror Memphis, Empat Orang Tewas

18 hari lalu

Penembakan Acak Live di Facebook Meneror Memphis, Empat Orang Tewas

Empat orang tewas dan tiga terluka setelah seorang pria berusia 19 tahun melakukan penembakan secara acak di Memphis, Tennessee, Amerika Serikat.


Polisi Tembak Polisi di Lampung Tengah, Polisi Gelar Rekonstruksi di 4 TKP

20 hari lalu

Polisi Tembak Polisi di Lampung Tengah, Polisi Gelar Rekonstruksi di 4 TKP

Polres Lampung Tengah menggelar rekonstruksi atau reka ulang kasus penembakan terhadap Aipda Ahmad Karnain (41), personel Bhabinkamtibmas.


Pembunuh Kanada Saling Serang, Satu Tewas

21 hari lalu

Pembunuh Kanada Saling Serang, Satu Tewas

Seorang tersangka penusukan yang membunuh10 orang di Kanada, ditemukan tewas, Diduga kedua kakak adik Sanderson ini saling serang dalam pelarian.


Investigasi Mengungkap Shireen Abu Akleh Tak Sengaja Tertembak Tentara Israel

21 hari lalu

Investigasi Mengungkap Shireen Abu Akleh Tak Sengaja Tertembak Tentara Israel

Shireen Abu Akleh tewas karena terkena tembakan tentara Israel yang tak sengaja menembaknya, padahal tembakan hendak diarahkan ke militan Palestina.


Kasus Polisi Tembak Polisi di Lampung Tengah Dilatari Motif Dendam

21 hari lalu

Kasus Polisi Tembak Polisi di Lampung Tengah Dilatari Motif Dendam

Kasus polisi tembak polisi itu dilakukan anggota Polri yang sama-sama berpangkat Aipda.