Hasto Kristiyanto Sebut Eri Cahyadi Bukti Kaderisasi Risma Berhasil

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristianto dalam rapat koordinasi nasional ketiga bidang kemaritiman di kantor lama DPP PDI Perjuangan, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, 8 April 2018. Tempo / Friski Riana

    Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristianto dalam rapat koordinasi nasional ketiga bidang kemaritiman di kantor lama DPP PDI Perjuangan, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, 8 April 2018. Tempo / Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta-Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan keputusan partainya mencalonkan Eri Cahyadi - Armuji di Pilkada Surabaya merupakan hasil pertimbangan seksama. Meski baru diumumkan hari ini, Hasto mengatakan keputusan mencalonkan keduanya diambil sepekan lalu.

    Menurut Hasto, Eri adalah sosok pegawai negeri sipil yang memiliki latar belakang nahdliyin. Ia juga menyebut Eri sebagai bukti keberhasilan kaderisasi yang dilakukan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

    "Eri sosok PNS yang dibesarkan dari kalangan nahdliyin, dan ini juga menunjukkan bagaimana proses kaderisasi kepemimpinan dilakukan dengan baik oleh Ibu Tri Rismaharini," kata Hasto dalam konferensi pers, Rabu, 2 September 2020.

    Hasto Kristiyanto mengaku mendapat informasi Eri sudah cukup lama mempersiapkan diri untuk maju sebagai calon wali kota. Hasto tak menjawab tegas saat ditanya apakah Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya itu sudah mengundurkan diri dari status ASN dan apakah bergabung dengan PDIP. "Kapasitasnya sebagai PNS tentu saja kami mengikuti seluruh ketentuan UU yang mengatur hal tersebut," ujar Hasto.

    Adapun Armuji, lanjut Hasto, adalah kader internal PDIP yang berkarier dari anak ranting, ranting, PAC, DPC, hingga pernah menjadi ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Surabaya. Hasto menyebut pengetahuan Armuji di bidang legislasi, anggaran, dan pengawasan akan memperkuat kepemimpinan Eri.

    Hasto pun meyakini pasangan calon PDIP ini akan mampu meraih kepercayaan masyarakat. Meski begitu, ia berujar PDIP tak akan lengah dalam upaya memenangkan Pilkada Surabaya 2020. "Jadi ini adalah pasangan terbaik. PDIP memiliki 15 kursi dan dengan dukungan masyarakat serta keberhasilan Bu Risma, ini jadi modal sosial yang jauh lebih penting daripada modal kapital," kata Hasto.

    Eri Cahyadi - Armuji akan berhadapan dengan pasangan calon Machfud Arifin - Mujiaman yang disokong delapan partai. Setelah pengumuman PDIP hari ini, tinggal Partai Solidaritas Indonesia yang belum menentukan dukungan.

    Hasto mengatakan, PDIP membuka ruang bagi partai-partai yang ingin ikut menyokong Eri-Armuji di Pilkada Jawa Timur. "Politik PDI Perjuangan adalah politik yang merangkul dan Eri ini sosok muda dengan demikian mampu merangkul seluruh elemen-elemen muda di Surabaya, Kota Pahlawan dengan semangat hubbul wathon minal iman," ujar Hasto.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Jalan Terus, Ada Usulan Perihal Pelaksanaan dalam Wabah Covid-19

    Rapat kerja antara DPR, Pemerintah, KPU, Bawaslu dan DKPP menyepakati bahwa Pilkada 2020 berlangsung 9 Desember 2020 dengan sejumlah usulan tambahan.