Minggu, 20 September 2020

Menteri Tjahjo Kumolo Luncurkan Aplikasi ASN No Radikal

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni diselenggarakan di Monumen Nasional, Jakarta, Sabtu, 1 Juni 2019. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni diselenggarakan di Monumen Nasional, Jakarta, Sabtu, 1 Juni 2019. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo meluncurkan aplikasi ASN No Radikal pada Rabu, 2 September 2020.

    "Kita ingin coba dengan aplikasi, sehingga teman-teman kepala daerah yang memonitor para sekda dan BKD untuk proses eselon II harus hati-hati," kata Tjahjo dalam webinar.

    Tjahjo mengatakan aplikasi ASN No Radikal merupakan terobosan berbasis teknologi informasi yang diharapkan memudahkan penanganan radikalisme di lingkungan birokrasi. "Memudahkan mekanisme penanganan pengaduan ASN yang diduga terpapar radikalisme dan terorisme," ujarnya.

    Aplikasi tersebut, kata Tjahjo, akan terkoneksi dengan pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Kementerian Agama, Badan Kepegawaian Negara, Komisi Aparatur Sipil Negara, Kementerian Kominfo, Badan Siber dan Sandi Negara, hingga intelijen BIN dan Kejaksaan untuk memonitor masalah.

    Tjahjo pun berharap kehadiran aplikasi tersebut dapat memonitor masalah terkait radikalisme bisa cepat selesai. Pasalnya, ia dan Kepala BKN hampir sering menerima pengaduan terkait ASN yang memiliki paham radikal.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    7 Manfaat Telur Ayam Kampung

    Sejumlah manfaat terlur ayam kampung dapat diperoleh oleh mereka yang mengkonsumsinya. Salah satunya, secara tak langsung menurunkan berat badan.