Kejagung Tambah Pasal Sangkaan untuk Jaksa Pinangki Terkait Djoko Tjandra

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto Jaksa Pinangki saat menjadi ketua Bhayangkari Rejang Lebong, Bengkulu pada 2018. Saat ini, Kejaksaan Agung akhirnya menetapkan Jaksa  tersebut ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan menerima suap sebesar 500 ribu dolar AS atau sekitar Rp 7,4 miliar. Instagram

    Foto Jaksa Pinangki saat menjadi ketua Bhayangkari Rejang Lebong, Bengkulu pada 2018. Saat ini, Kejaksaan Agung akhirnya menetapkan Jaksa tersebut ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan menerima suap sebesar 500 ribu dolar AS atau sekitar Rp 7,4 miliar. Instagram

    TEMPO.CO, Jakarta -Penyidik Kejaksaan Agung telah menambah pasal sangkaan terhadap Jaksa Pinangki Sirna Malasari. Ia merupakan tersangka dalam perkara dugaan gratifikasi dari Djoko Tjandra.

    Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengatakan, pihaknya menambah pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) kepada Jaksa Pinangki.

    “Ya, Pasal TPPU sudah melekat karena dia menerima tentunya kami juga menelusuri bagaimana uangnya itu. Jadi, TPPU dikenakan,” kata Febrie di kantornya, Jakarta Selatan, pada Selasa, 1 September 2020.

    Baca juga: KPK Buka Peluang Ambil Perkara Jaksa Pinangku

    Menurut Febrie, atas pengenaan sangkaan pasal itu, penyidik menggeledah dua apartemen di daerah Jakarta Selatan, satu rumah di kawasan Sentul, Bogor, dan show room BMW. Kemudian, penyidik juga telah bekerja sama dengan Pusat Penelusuran Aset dan Transaksi Keuangan (PPATK).

    “Karena TPPU semua akan ditelusuri termasuk meminta bantuan teman-teman dari PPATK,” ujar Febrie.

    Dalam kasus ini, Kejaksaan Agung telah menetapkan Jaksa Pinangki sebagai tersangka. Ia juga telah ditahan selama 20 hari pertama, terhitung sejak 12 Agustus 2020.

    Jaksa Pinangki disebut-sebut telah menerima suap sebesar US$ 500 ribu atau sekitar Rp 7,4 miliar yang terkait dengan sebuah fatwa di Mahkamah Agung (MA) untuk Djoko Tjandra yang sempat buronan selama 11 tahun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Memiliki Tas Mewah

    Memilik tas mewah merupakan impian sebagian orang. Namun ada hal yang harus anda perhatikan ketika memiliki dan merawat tas mahal tersebut.