Hasto Kristiyanto Memastikan PDIP Umumkan Calon Wali Kota Surabaya Besok

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto membuka acara lokakarya dalam rangka menyambut Pileg dan Pilpres 2019 di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 9 Juli 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto membuka acara lokakarya dalam rangka menyambut Pileg dan Pilpres 2019 di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 9 Juli 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengumumkan calon wali kota yang diusung dalam Pilkada Surabaya pada Selasa besok, 2 September 2020. "Puncak pengumuman calon akan dilakukan dalam rapat DPP PDI Perjuangan yang dinyatakan terbuka untuk umum, dan dilakukan secara daring pada tanggal 2 September 2020 pada pukul 14.00 WIB," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulisnya.

    Hasto menyebutkan, PDIP menempatkan Kota Surabaya sebagai panggung politik utama setelah Jakarta. Surabaya, tutur dia, tidak hanya kota terbesar kedua Indonesia. Surabaya telah menjadi best practices kota sederet prestasi.

    "Surabaya sangat layak ditempatkan sebagai puncak pengumuman calon kepala daerah dan wakil kepala daerah PDI Perjuangan. Di kota inilah semangat nasionalisme dan patriotisme tumbuh subur. Di kota inilah semangat hubbul wathon minal iman berkumandang menghalau bala tentara sekutu," kata Hasto.

    Atas dasar semangat perjuangan itu, ujar Hasto Kristiyanto, PDIP meyakini bahwa rakyat Surabaya memiliki kesadaran dan semangat juang untuk menjaga kotanya agar tidak jatuh ke tangan mereka yang ingin merombak tata keindahan kota hanya karena daya gerak kekuatan modal.

    Menurut Hasto, kepemimpinan Tri Rismaharini bersama seluruh jajaran birokrasi dirasakan betul  oleh masyarakat. Kesemuanya membentuk modal sosial sebagai benteng pertahanan rakyat agar Surabaya tidak jatuh ke tangan yang salah.

    "Hal itulah yang menyebabkan mengapa PDI Perjuangan begitu hati-hati, dan Ibu Megawati Soekarnoputri pun memertimbangkan dengan seksama, dengan bening, sebab keputusan terhadap sosok pemimpin Surabaya tersebut berkorelasi langsung terhadap kehidupan rakyat kecil," kata Hasto.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Memiliki Tas Mewah

    Memilik tas mewah merupakan impian sebagian orang. Namun ada hal yang harus anda perhatikan ketika memiliki dan merawat tas mahal tersebut.