Setelah 4 Anaknya, Istri Novel Baswedan Positif Covid-19

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyidik KPK Novel Baswedan memberikan keterangan kepada wartawan usai memenuhi undangan Komisi Kejaksaan di Jakarta, Kamis 2 Juli 2020. Komisi Kejaksan meminta keterangan Novel Baswedan sebagai tindak lanjut laporan pengaduan masyarakat mengenai kejanggalan tuntutan jaksa penuntut umum dalam persidangan perkara penyiraman air keras yang menimpa penyidik KPK tersebut dengan terdakwa Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

    Penyidik KPK Novel Baswedan memberikan keterangan kepada wartawan usai memenuhi undangan Komisi Kejaksaan di Jakarta, Kamis 2 Juli 2020. Komisi Kejaksan meminta keterangan Novel Baswedan sebagai tindak lanjut laporan pengaduan masyarakat mengenai kejanggalan tuntutan jaksa penuntut umum dalam persidangan perkara penyiraman air keras yang menimpa penyidik KPK tersebut dengan terdakwa Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

    TEMPO.CO, Jakarta - Istri penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan juga terkonfirmasi positif COVID-19 setelah sebelumnya mengikuti tes usap. "Istri saya positif juga," kata Novel melalui keterangannya di Jakarta, Selasa 1 September 2020.

    Ia mengatakan istrinya juga tidak mengalami gejala apapun sebagaimana empat dari lima anaknya yang sebelumnya juga telah terkonfirmasi positif COVID-19. "Empat positif, satu negatif. Semua tanpa gejala dan tampak atau merasa sehat," ungkap Novel.

    Saat ini, Novel dan keluarganya yang positif COVID-19 sedang menjalani isolasi mandiri di rumah. "Iya (isolasi mandiri) di rumah," ucap Novel.

    Pada Jumat 28 Agustus, Novel telah terlebih dahulu menginformasikan dirinya terkonfirmasi positif COVID-19. Menurut Novel, ia sempat demam dan batuk lalu menjalani tes usap, namun saat ini kondisinya stabil dan akan menjalani isolasi mandiri.

    Untuk diketahui, total pegawai yang bekerja di lingkungan KPK yang terkonfirmasi COVID-19 berjumlah 23 orang termasuk Novel.

    KPK pun selanjutnya mengambil kebijakan bagi seluruh pegawainya untuk bekerja di rumah mulai Senin 31 Agustus sampai Rabu 2 September.

    Selama masa tersebut, dilakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh area gedung baik Gedung Merah Putih KPK, Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi (Gedung KPK lama), dan rutan cabang KPK baik yang di Gedung Merah Putih, Kavling C1 (Gedung KPK lama) maupun Pomdam Jaya Guntur.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Masker Scuba Tak Efektif Halau Covid-19, Bandingkan dengan Bahan Kain dan N95

    Dokter Muhamad Fajri Adda'i tak merekomendasikan penggunaan masker scuba dan buff. Ada sejumlah kelemahan pada bahan penutup wajah jenis tersebut.