Kemendikbud: Banyak Sekolah Masih Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah murid SD Negeri Curug mengikuti kegiatan belajar mengajar tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan era normal baru (new normal) di Serang, Banten, Selasa 18 Agustus 2020. Pemda setempat mulai tanggal 18 Agustus memberlakukan kegiatan belajar tatap muka di sekolah tertentu yang memungkinkan penerapan protokol kesehatan dan di area zona hijau untuk dievaluasi kembali setiap pekan guna dijadikan bahan pertimbangan untuk menghentikan atau melanjutkan kegiatan tersebut. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman

    Sejumlah murid SD Negeri Curug mengikuti kegiatan belajar mengajar tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan era normal baru (new normal) di Serang, Banten, Selasa 18 Agustus 2020. Pemda setempat mulai tanggal 18 Agustus memberlakukan kegiatan belajar tatap muka di sekolah tertentu yang memungkinkan penerapan protokol kesehatan dan di area zona hijau untuk dievaluasi kembali setiap pekan guna dijadikan bahan pertimbangan untuk menghentikan atau melanjutkan kegiatan tersebut. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman

    TEMPO.CO, JakartaKementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyatakan ada sejumlah sekolah di zona hijau dan kuning yang masih melakukan uji coba terlebih dahulu sebelum melakukan pembelajaran tatap muka.

    "Banyak sekolah yang berada di zona hijau dan kuning yang melakukan uji coba terlebih dahulu," ujar Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Jumeri dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 31 Agustus 2020.

    Menurut Jumeri, pemerintah daerah setempat yang melakukan uji coba sekolah tatap muka, itu hanya mengizinkan satu sekolah di setiap jenjang untuk melakukan pembelajaran tatap muka.

    Jumeri mengatakan tak mempersoalkan itu, sebab pemda lebih tahu kondisi di lapangan. Pemda juga memiliki kewenangan dalam mengatur urusan pendidikan di wilayahnya

    Meski begitu, Jumeri berharap seluruh pemangku kepentingan di daerah dapat berkolaborasi dalam penerapan Surat Keputusan Bersama Empat Menteri tentang Penyesuaian Kebijakan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19. Ia mengingatkan Pemda harus berhati-hati dalam membuka sekolah.

    Berdasarkan revisi SKB Empat Menteri tersebut, daerah yang berada di zona hijau dan kuning diperbolehkan melakukan pembelajaran tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Sementara untuk daerah yang berada di zona oranye dan merah tetap melakukan belajar dari rumah.

    "Data zonasi yang dirujuk oleh daerah berdasarkan data Satuan Tugas Nasional COVID-19 yang tercantum pada tautan https://covid-19.go.id/peta-risiko. Ini per kabupaten dan bukan per kelurahan maupun per kecamatan," kata Jumeri.

    Berdasarkan data Kemendikbud, sebanyak 60,7 persen peserta didik masih berada di zona merah dan oranye (dalam 266 kabupaten/kota). Sementara, sebanyak 39,3 persen peserta didik berada di zona hijau dan kuning (dalam 248 kabupaten/kota).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020, Peta Calon Kepala Daerah yang Terjangkit Covid-19

    Sejumlah kepada daerah terjangkit Covid-19 saat tahapan Pilkada 2020 berlangsung. Calon Bupati Berau bahkan meninggal akibat wabah virus corona.