Ini Hasil Penelusuran KTP Syamsul Hadi Anwar yang Ditemukan di Markas ISIS

Reporter

Kepala BNPT Komisaris Jenderal Boy Rafli Amar dalam acara silaturahmi dan dialog kebangsaan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopinda) dan Tokoh Agama yang berlangsung di Pondok Pesantren Ihya'ul Qur'an, Kabupaten Wonogiri, pada Jumat 28 Agustus 2020. Dok.BNPT

TEMPO.CO, Mojokerto - Nama Syamsul Hadi Anwar menjadi perbincangan setelah viral di media sosial yang memperlihatkan penggerebekan markas jaringan ISIS-Al Qaeda and Arabian Peninsula (AQAP) di Al Bayda, Republik Yaman. Dalam operasi penggerebekan tersebut ditemukan beberapa lembar uang rupiah dan sebuah KTP warga Kabupaten Mojokerto atas nama Syamsul Hadi Anwar.

Kepala Kepolisian Resor Mojokerto, Ajun Komisaris Besar Doni Alexander, mengatakan tidak ada warga bernama Syamsul Hadi Anwar yang tinggal di Jalan Basket Blok NN Nomor 16 RT 1 RW 12 Perum Japan Raya, Desa Japan Raya, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. "Dari penelusuran kami, nama itu tidak ada. Itu sesuai dengan keterangan ketua RT setempat," kata dia seperti dikutip di Koran Tempo edisi hari ini Selasa 1 September 2020.

Dari penelusuran anggotanya di lapangan, dia melanjutkan, alamat rumah yang tertera di KTP bukan milik yang bersangkutan melainkan punya seseorang yang sejak 2010 sudah pindah ke Pulau Kalimantan. Setelah ditinggal, selama dua tahun, yakni dari 2015-2017, rumah itu sempat dikontrak Koperasi Bangun Jaya. "Setelah dikontrak dua tahun, sampai sekarang rumah itu kosong," ujarnya.

Disinggung identitas pemilik rumah yang pindah ke Kalimantan, Doni belum bisa memberikan penjelasan lebih jauh karena masih dilakukan pendalaman. Namun demikian, kata dia, dari penelusuran sementara, ada indikasi pemalsuan KTP. "Sejauh ini indikasi memang mengarah ke sana. Kami sudah konfirmasi bahwa nama itu tidak ada. Itu masih KTP lama bukan KTP elektronik," katanya.

Adapun Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme atau BNPT Komisaris Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan telah mengantongi identitas Syamsul Hadi Anwar. Ia menuturkan pria yang kartu penduduknya ditemukan di Yaman tersebut adalah tokoh senior Negara Islam Irak dan Suriah asal Pesantren Ibnu Mas'ud di Desa Sukajaya, Tamansari, Bogor.

Menurut Boy, Syamsul belum lama berada di Yaman. Sebelumnya, Syamsul tinggal di Suriah selama 4 tahun dan menjadi tokoh penting di sana. "Ketika ISIS mulai melemah di Irak dan Suriah, ada anggotanya yang pergi ke negara konflik lain untuk dijadikan medan baru bagi mereka," ucapnya.

Lebih jelasnya simak Koran Tempo edisi hari ini






Kepala BNPT Bilang Media Sosial Kerap Disalahgunakan Kelompok Teror

4 hari lalu

Kepala BNPT Bilang Media Sosial Kerap Disalahgunakan Kelompok Teror

Kepala BNPT Boy Rafli Amar mengatakan keberadaan media sosial kerap disalahgunakan kelompok teror untuk menebar propaganda menciptakan perpecahan.


Ini Pesan Abu Bakar Baasyir saat Menerima Kunjungan Pimpinan BNPT

13 hari lalu

Ini Pesan Abu Bakar Baasyir saat Menerima Kunjungan Pimpinan BNPT

Pendiri Pondok Pesantren Al Mukmin Abu Bakar Baasyir menerima kunjungan pimpinan BNPT pada Rabu 14 September 2022


Anies Baswedan Puji Hajatan Betawi yang Digagas Anggota DPD Dailami Firdaus

31 hari lalu

Anies Baswedan Puji Hajatan Betawi yang Digagas Anggota DPD Dailami Firdaus

Anies Baswedan, menghadiri acara Hajatan Betawi 3 yang digagas Anggota DPD RI Dapil DKI Jakarta, Dailami Firdaus.


Cegah Radikalisme, Ribuan Guru di Jakarta Dapat Pembekalan dari BNPT

35 hari lalu

Cegah Radikalisme, Ribuan Guru di Jakarta Dapat Pembekalan dari BNPT

Kepala BNPT Boy Rafli Amar menilai guru bisa mengajarkan muridnya agar menjunjung kebhinekaan dan Pancasila sehingga terhindar dari radikalisme


Yasonna Sebut BNPT Sudah Terbitkan Rekomendasi Remisi Buat Umar Patek

36 hari lalu

Yasonna Sebut BNPT Sudah Terbitkan Rekomendasi Remisi Buat Umar Patek

Remisi terhadap Umar Patek mendapat sorotan. Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly mengatakan, pemerintah mendengar segala masukan.


Umar Patek Segera Bebas, Ini Kata Menkumham Yasonna Laoly

36 hari lalu

Umar Patek Segera Bebas, Ini Kata Menkumham Yasonna Laoly

Yasonna Laoly menyatakan remisi kepada Umar Patek sudah mendapatkan rekomendasi dari BNPT.


Pemerintah Telah Menyalurkan Kompensasi pada 650 Korban Kasus Terorisme

38 hari lalu

Pemerintah Telah Menyalurkan Kompensasi pada 650 Korban Kasus Terorisme

Secara keseluruhan, pemerintah mencatat sebanyak 1.370 korban terorisme masa lalu maupun korban terorisme pasca-lahirnya UU No. 5 Tahun 2018.


40 Napi Terorisme di Lapas Gunung Sindur Ucap Ikrar Setia pada NKRI

44 hari lalu

40 Napi Terorisme di Lapas Gunung Sindur Ucap Ikrar Setia pada NKRI

Ikrar setia pada NKRI dilakukan oleh para napi terorisme yang sudah mengikuti program deradikalisasi


Buntut Kasus ACT, BNPT Siapkan 5 Langkah Putus Pendanaan Teror Berkedok Amal

8 Juli 2022

Buntut Kasus ACT, BNPT Siapkan 5 Langkah Putus Pendanaan Teror Berkedok Amal

BNPT akan mendorong dan memfasilitasi aparat hukum menyelidiki dan menyidik berbagai lembaga amal yang diduga terhubung dengan jaringan terorisme.


Nasib Anak-anak yang Bersekolah di Khilafatul Muslimin, BNPT: Jadi Urusan Negara

20 Juni 2022

Nasib Anak-anak yang Bersekolah di Khilafatul Muslimin, BNPT: Jadi Urusan Negara

Kepala BNPT Boy Rafli Anwar mengatakan pihaknya tengah mengupayakan adanya konseling untuk anak yang bersekolah di lembaga Khilafatul Muslimin.