Kejaksaan Agung Taksir Nilai Kerugian Kebakaran Lebih dari Rp 1 Triliun

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim Inafis Mabes Polri saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait kebakaran yang melanda Gedung Utama Kejaksaan Agung di Jalan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin, 24 Agustus 2020. Olah TKP tersebut dilakukan oleh Tim Puslabfor dan Inafis Mabes Polri untuk untuk menganalisis konstruksi bangunan bekas terbakar dan mencari tahu penyebab kebakaran di gedung tersebut. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Tim Inafis Mabes Polri saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait kebakaran yang melanda Gedung Utama Kejaksaan Agung di Jalan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin, 24 Agustus 2020. Olah TKP tersebut dilakukan oleh Tim Puslabfor dan Inafis Mabes Polri untuk untuk menganalisis konstruksi bangunan bekas terbakar dan mencari tahu penyebab kebakaran di gedung tersebut. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, JakartaKejaksaan Agung menaksir kerugian atas peristiwa kebakaran yang melanda Gedung Utama mencapai triliunan.

    Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono menyatakan, kerugian terdiri dari nilai gedung dan bangunan senilai sekitar Rp 178 miliar. Sedangkan isi dari gedung mencapai Rp 940 miliar. "Total lebih dari Rp 1 triliun," kata Hari saat dikonfirmasi pada Senin, 31 Agustus 2020.

    Namun, kata Hari, nilai itu masih merupakan hitungan kasar lantaran tim masih belum dapat memasuki area kejadian. Sebab, sampai saat ini penyelidikan oleh Badan Reserse Kriminal Polri masih berlangsung dan garis polisi belum dibuka.

    Hari mengatakan, jika nanti tim telah dapat memasuki area kejadian, tim bakal melakukan penelusuran untuk memilah alat yang masih dapat digunakan. Terlebih, sebelum kebakaran terjadi, Kejagung baru saja membentuk command center.

    "Ada peralatan, mesin, komputer yang baru dibuat untuk monitoring dan command center. Jadi nanti diperinci mana yang masih bisa digunakan dan tidak," ucap Hari.

    Sebagaimana diketahui, kebakaran kantor Kejaksaan Agung pada 22 Agustus 2020 malam sekitar pukul 19.10 WIB. Sebanyak 65 mobil pemadam dikerahkan untuk meredam kobaran api.

    Gedung yang terbakar merupakan kantor Jaksa Agung, Wakil Jaksa Agung, Biro Perencanaan dan Keuangan, Biro Pembinaan, Intelijen, dan Biro Kepegawaian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Masker Scuba Tak Efektif Halau Covid-19, Bandingkan dengan Bahan Kain dan N95

    Dokter Muhamad Fajri Adda'i tak merekomendasikan penggunaan masker scuba dan buff. Ada sejumlah kelemahan pada bahan penutup wajah jenis tersebut.