Pilkada 2020, PKS Mengaku Sering Berkomunikasi dengan NasDem

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Nasdem Surya Paloh bersalaman dengan Presiden PKS Sohibul Iman di kantor DPP PKS, Jakarta, Rabu, 30 Oktober 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Ketua Umum Nasdem Surya Paloh bersalaman dengan Presiden PKS Sohibul Iman di kantor DPP PKS, Jakarta, Rabu, 30 Oktober 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohamad Sohibul Iman, mengatakan sering berkomunikasi dengan Partai NasDem dalam Pilkada 2020. Namun, hal ini bukan berarti koalisi PKS di Pilkada paling banyak dengan partai pimpinan Surya Paloh itu.

    Sohibul menjelaskan tim pemenangan pemilu masih merampungkan rekap data kerja sama PKS dengan partai lain.

    "Tapi dalam komunikasi politik kemarin selama penjajakan koalisi-koalisi, saya berani mengatakan paling banyak berkomunikasi dengan pimpinan NasDem," katanya dalam konferensi pers di Gedung DPP PKS, Jakarta, Sabtu, 29 Agustus 2020.

    Atas dasar itu Sohibul meminta jangan dulu menyimpulkan jika di Pilkada 2020 ini PKS paling mesra dengan NasDem. "Boleh jadi ada yang tidak berkomunikasi di tingkat DPP tapi terjadi koalisi di bawah," tuturnya.

    Selain dengan NasDem, kata Sohibul, PKS juga sering berkomunikasi dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). "Nanti angkanya akan dirilis tersendiri,", tuturnya.

    Dalam Pilkada 2020, PKS memutuskan berpartisipasi di 230 dari 270 daerah yang terlibat. Hingga hari ini PKS sudah memberikan surat keputusan rekomendasi dukungan kepada 210 pasangan calon. Mereka menargetkan meraih kemenangan 60 persen dalam pilkada tahun ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.