RSUP Persahabatan Tutup Blok Melati Atas, Fokus Penanganan Pasien Covid-19

Reporter:
Editor:

Budi Riza

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • warga menunggu pemeriksaan kesehatan terkait virus corona di RSUP Persahabatan, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Selasa, 17 Maret 2020. TEMPO/Lani Diana

    warga menunggu pemeriksaan kesehatan terkait virus corona di RSUP Persahabatan, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Selasa, 17 Maret 2020. TEMPO/Lani Diana

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Rumah Sakit Umum Pusat atau RSUP Persahabatan, Jakarta Timur, Erlina Burhan, mengatakan ada penutupan Blok Melati atas di sana.

    Erlina mengatakan penutupan dilakukan agar sumber daya manusia yang bertugas di RSUP Persahabatan bisa beristirahat.

    "Pasien makin banyak, tenaga kesehatan dan tenaga medis kami kelelahan. Melati atas ditutup agar SDM bisa istirahat," kata Erlina, melalui pesan singkat, Jumat malam, 28 Agustus 2020. Blok Melati merupakan gedung yang digunakan untuk rawat inap pasien Covid-19.

    Erlina mengatakan penutupan itu juga demi antisipasi jangka panjang menghadapi pandemi Covid-19. Dia mengatakan saat ini beberapa tenaga medis di RSUP Persahabatan juga dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19.

    "Tapi OTG (orang tanpa gejala) dan ringan. Wajarlah," kata dokter spesialis paru ini.

    Hal ini disampaikan Erlina menanggapi informasi yang beredar bahwa RSUP Persahabatan ditetapkan sebagai zona hitam dan Blok Melati ditutup lantaran semua karyawannya terpapar Covid-19.

    Erlina tidak merinci bagaimana kondisi dan jumlah pasien Covid-19 di RSUP Persahabatan saat ini. Termasuk hingga kapan penutupan berlangsung.

    Pada Jumat, 28 Agustus 2020, Indonesia mencatatkan rekor tertinggi penambahan kasus Covid-19 yakni sebanyak 3.003 kasus. Dengan demikian, total kasus positif terkonfirmasi di Indonesia sebanyak 165.887, dengan 7.169 meninggal, 120.900 sembuh, dan 77.857 suspek.

    DKI Jakarta merupakan provinsi penyumbang terbesar penambahan kasus Covid-19 pada 28 Agustus. Ada 869 kasus anyar di ibu kota sehingga akumulasi pasien positif sebanyak 37.082 kasus per kemarin.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebiasaan Anak Berbohong Dapat Merugikan Mereka Saat Dewasa

    Anak bisa melakukan kebohongan dengan atau tanpa alasan. Berbohong menurut si anak dapat menyelamatkan mereka dari konsekuensi yang diterimanya.