PDIP Umumkan 4 Calon Gubernur dan Calon Wali Kota Surabaya Jumat Ini

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memberikan keterangan kepada wartawan usai menyerahkan berkas dokumen persyaratan keanggotaan salinan daftar keanggotaan PDI Perjuangan di KPU RI, Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2020. TEMPO/Nurdiansah

    Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memberikan keterangan kepada wartawan usai menyerahkan berkas dokumen persyaratan keanggotaan salinan daftar keanggotaan PDI Perjuangan di KPU RI, Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2020. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bakal mengumumkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur untuk empat provinsi yang menggelar Pilkada 2020 pada Jumat, 28 Agustus 2020. Mereka juga akan mengumumkan pasangan calon wali kota untuk Pilkada Surabaya.

    "Adapun empat paslon provinsi yang akan diumumkan, yakni Jambi, Kepulauan Riau, Kalimantan Utara, dan Sulawesi Tengah. Paslon PDIP untuk Pilkada Kota Surabaya dipastikan akan menarik perhatian publik," kata Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, dalam keterangan tertulis.

    Hasto menuturkan pengumuman ini adalah gelombang yang ke-IV setelah pengumuman pertama pada 19 Februari, kedua 17 Juli, dan ketiga 11 Agustus 2020. Berdasarkan jadwal, acara pengumuman dimulai pukul 09.00 WIB.

    Menurut Hasto, pengumuman akan dibacakan oleh Ketua DPP PDIP Bidang Politik, Puan Maharani. Setelahnya Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan memberi pengarahan yang menekankan soal kedaulatan pangan dan politik lingkungan.

    Ia berujar pengumuman calon kepala daerah gelombang IV sekaligus mengakhiri proses internal di partai dalam menyeleksi calon pemimpin terbaik untuk ditawarkan kepada rakyat dalam Pilkada 2020 yang digelar serentak.

    Ia berujar kebijakan di internal PDIP adalah mendahulukan kader sendiri. Namun karena pertimbangan elektoral di beberapa daerah PDIP membuka diri untuk calon dari kalangan profesional, Purnawirawan TNI/Polri, ASN, dan tokoh masyarakat.

    AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebiasaan Anak Berbohong Dapat Merugikan Mereka Saat Dewasa

    Anak bisa melakukan kebohongan dengan atau tanpa alasan. Berbohong menurut si anak dapat menyelamatkan mereka dari konsekuensi yang diterimanya.