Polri Ungkap Sindikat Ekstasi Jaringan Internasional, Satu Pelaku Mantan Polisi

Reporter

Ilustrasi ekstasi. Flash90

TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal Mabes Polri menangkap empat tersangka anggota sindikat narkoba jenis ekstasi asal Belanda. Salah satu pelaku adalah Herianto yang merupakan mantan anggota polisi.

"Herianto alias Anto ini perannya mengambil paket ke kantor ekspedisi di Makassar atas informasi dari seorang napi Rutan Makassar bernama Sunardi," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Ahmad Ramadhan di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis, 27 Agustus 2020.

Sunardi memerintahkan Herianto mengambil paket dengan menjanjikan akan memberikan 1.000 butir ekstasi jika berhasil mengambil paket.

Dalam kasus ini, empat tersangka yang ditangkap penyidik adalah Herianto alias Anto, Sunardi alias Doyok, Hengky Sutejo alias Hengky dan Hasrul alias Ardi.

Pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja sama Bareskrim Polri, Ditjen Bea dan Cukai dan Kementerian Hukum dan HAM.

Penangkapan ini berawal ketika penyidik mendapatkan informasi pengiriman paket yang diduga narkoba dari Belanda ke Indonesia pada 31 Juli. Penyidik menemukan paket yang dimaksud pada 1 Agustus di kargo jasa ekspedisi di Bandara Soekarno Hatta.

Dalam paket tersebut ditemukan 4.945 butir ekstasi. Paket berasal dari seseorang bernama John Christopher di Belanda dan alamat tujuan untuk Asriati di Makassar, Sulawesi Selatan.

Atas temuan tersebut, penyidik melakukan pengintaian pengiriman paket untuk menemukan sindikat pelaku.

Tersangka Hengky menelpon kantor jasa ekspedisi pada 4 Agustus dan membayar pajak impor dengan menggunakan rekening bank atas nama Hasnawati. Rekening tersebut dibuat atas perintah Hasrul alias Ardi yang merupakan adik Hasnawati.

Belakangan diketahui bahwa pembuatan rekening tersebut dilakukan atas perintah Hengky. Jasa ekspedisi kemudian mengirimkan paket ke alamat tujuan namun gagal karena alamat fiktif. Hengky kemudian memberikan lagi alamat tujuan lain namun tetap gagal terkirim.

Pada akhirnya pada 10 Agustus, seseorang bernama Rahmat mendatangi kantor ekspedisi di Makassar dan berniat mengambil paket itu.

Saat itu tim penyidik langsung menangkap Herianto alias Anto yang berperan menyuruh Rahmat mengambil paket.

"Tim mendatangi Rahmat dan menanyakan siapa yang menyuruhnya. Rahmat menjelaskan dia disuruh oleh Herianto yang sedang menunggu di mobil. Lalu tim langsung menangkap Herianto," kata Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Kombes Wawan Munawar.

Dari hasil pengembangan kasus, diketahui Herianto disuruh oleh Sunardi alias Doyok untuk mengambil paket. Dalam kasus ini, ada tiga pelaku yang merupakan napi. Hasrul dan Hengky merupakan narapidana Lapas Narkotika Sungguminasa. Sementara Sunardi adalah napi Rutan Makassar.







Ekspor Singkong Beku Indonesia ke Curacao, Bukan Ekspor Perdana

2 jam lalu

Ekspor Singkong Beku Indonesia ke Curacao, Bukan Ekspor Perdana

Perluasan pasar ekspor singkong mempertimbangkan pola konsumsi yang hampir mirip dengan Indonesia dan bahan pangan sehat.


Catatan Sejarah Paris van Java Menjadi Julukan Kota Bandung

1 hari lalu

Catatan Sejarah Paris van Java Menjadi Julukan Kota Bandung

Julukan Paris van Java untuk Kota Bandung mulai mencuat ketika acara Kongres Internasional Arsitektur Modern di Swiss pada Juni 1928.


Piala Dunia 2022: Profil Timnas Belanda di Grup A, Selamat Datang De Oranje

1 hari lalu

Piala Dunia 2022: Profil Timnas Belanda di Grup A, Selamat Datang De Oranje

Timnas Belanda akan melawan Senegal. Ekuador, dan tuan rumah Qatar di Piala Dunia 2022.


Rangkuman 10 Laga UEFA Nations League: Belanda ke Semifinal, Prancis Kalah

1 hari lalu

Rangkuman 10 Laga UEFA Nations League: Belanda ke Semifinal, Prancis Kalah

Timnas Belanda memastikan satu tempat di semifinal UEFA Nations League setelah menang atas Belgia. Memimpin klasemen Grup 4.


Hari Ini 212 Tahun Lalu, Kota Bandung Diresmikan Daendels

1 hari lalu

Hari Ini 212 Tahun Lalu, Kota Bandung Diresmikan Daendels

Herman Williem Daendels meminta Bupati Bandung dan Bupati Parakanmuncang memindahkan ibu kota kabupaten melalui surat tanggal 25 Mei 1810.


Mahasiswa di Sumedang DItangkap, Diduga Selundupkan Ganja dengan Bungkus Kopi

3 hari lalu

Mahasiswa di Sumedang DItangkap, Diduga Selundupkan Ganja dengan Bungkus Kopi

Seorang mahasiswa perguruan tinggi negeri di Sumedang ditangkap karena diduga menyelundupkan ganja dari Aceh untuk diedarkan


Piala Dunia 2022: Profil Timnas Qatar, Mengandalkan Pemain Binaan

3 hari lalu

Piala Dunia 2022: Profil Timnas Qatar, Mengandalkan Pemain Binaan

Timnas Qatar berada di Grup A bersama Ekuador, Senegal, dan Belanda. Mereka punya modal bagus di Piala Dunia 2022 setelah menjuarai Piala Asia 2019.


10 Tewas dalam Penembakan di Bar Meksiko, Perang antar-Geng Narkoba?

4 hari lalu

10 Tewas dalam Penembakan di Bar Meksiko, Perang antar-Geng Narkoba?

Sekelompok orang bersenjata tak dikenal melepaskan tembakan di sebuah bar di Meksiko tengah, menewaskan 10 orang pengunjung


Kejati DKI Jakarta dan Kejaksaan Belanda Diskusi Penegakan Hukum

4 hari lalu

Kejati DKI Jakarta dan Kejaksaan Belanda Diskusi Penegakan Hukum

Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menerima kunjungan kerja dari Kejaksaan Tinggi Belanda


Modus Baru Peredaran Narkoba, Manfaatkan Penyandang Disabilitas Pakai Tas Selempang

4 hari lalu

Modus Baru Peredaran Narkoba, Manfaatkan Penyandang Disabilitas Pakai Tas Selempang

Polres Metro Jakarta Pusat menangkap tiga tersangka narkoba di Daan Mogot, Kota Tangerang, Banten.