Anggota Majelis Etik IDI Sesalkan Sikap Terawan soal KKI

Menteri kesehatan Terawan Agus Putranto menyambangi RSUP Persahabatan Jakarta Timur, Kamis 12 Maret 2020/Kiki Astari

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Divisi Fatwa Etika Kedokteran Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Ikatan Dokter Indonesia (MKEK IDI), Rianto Setiabudi menyesalkan sikap Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto terkait penunjukan anggota Konsil Kedokteran Indonesia 2020-2025.

"Menteri kita ini memang aneh, membuat keputusan-keputusan yang kontroversial. Saya menyesalkan sikap Menteri ini," kata Rianto kepada Tempo, Selasa malam, 25 Agustus 2020.

Rianto menyesalkan keputusan Terawan lantaran Konsil Kedokteran memiliki kedudukan terhormat. Konsil, kata dia, akan membuat keputusan-keputusan strategis dan menjaga ketentuan yang berlaku, misalnya terkait surat tanda registrasi praktik dokter.

Maka dari itu, Rianto mengatakan Konsil Kedokteran Indonesia mestinya diisi oleh orang-orang yang menjadi panutan. Namun ia menyebut malah ada anggota KKI pilihan Terawan yang memiliki reputasi tak baik.

"Ada beberapa nama yang reputasinya tidak bagus, tapi saya tidak boleh menyebutkan siapa," kata Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini. "Paling tidak saya mengenal ada dua orang yang namanya saya ragukan."

Pengangkatan anggota KKI diatur dalam Undang-undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran. Namun menurut Rianto dan tujuh organisasi/asosiasi profesi, Terawan melanggar ketentuan UU tersebut lantaran mengusulkan nama-nama calon anggota KKI di luar usulan organisasi/asosiasi.

Menurut Rianto, keputusan Terawan ini akan menggoyahkan kepercayaan publik terhadap KKI. "Hilanglah good governance kalau semua orang melanggar undang-undang, negara ini mau dibawa ke mana," ujar dia.

Rianto mengatakan Terawan juga bukan pertama kali ini mengabaikan suara dari perhimpunan dokter. Ia menyinggung saat Terawan dijatuhi sanksi etik dari Ikatan Dokter Indonesia lantaran metode 'cuci otak' yang dia praktikkan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Dara Gatot Subroto, Jakarta.

"Pada waktu menjadi Direktur RSPAD juga begitu, melakukan perbuatan tidak terpuji, sudah diperingatkan, dipanggil, diundang oleh MKEK IDI, tapi diacuhin aja begitu," kata Rianto, yang ketika itu juga menyidangkan Terawan.

Hingga kini Terawan belum merespons soal polemik KKI. Upaya konfirmasi kepadanya belum dijawab. Sementara itu, Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Widyawati, dalam sejumlah kesempatan sebelumnya mengatakan penunjukan anggota KKI telah sesuai aturan.






KPK Menyebut Tim Dokter Kesulitan Buktikan Lukas Enembe Sakit

7 hari lalu

KPK Menyebut Tim Dokter Kesulitan Buktikan Lukas Enembe Sakit

KPK menyatakan tim dokter Lukas Enembe kesulitan membuktikan bahwa Gubernur Papua itu sakit


KPK Gandeng IDI untuk Periksa Kesehatan Lukas Enembe

8 hari lalu

KPK Gandeng IDI untuk Periksa Kesehatan Lukas Enembe

Pendapat dari IDI juga akan menjadi pertimbangan KPK untuk mengizinkan Lukas Enembe berobat ke luar negeri.


Pasien Positif Cacar Monyet Sudah Sehat dan Beraktivitas Kembali

17 hari lalu

Pasien Positif Cacar Monyet Sudah Sehat dan Beraktivitas Kembali

Dia adalah satu-satunya pasien terkonfirmasi positif cacar monyet di Tanah Air hingga trennya di dunia yang kini menurun.


Satgas IDI Susun Panduan Vaksinasi Cacar Monyet

39 hari lalu

Satgas IDI Susun Panduan Vaksinasi Cacar Monyet

Salah satu yang paling direkomendasikan untuk divaksinasi adalah tenaga kesehatan yang merawat pasien cacar monyet.


Anies Baswedan akan Pidato Kebangsaan 17 Agustus, dan Beri Penghargaan Tenaga Medis

54 hari lalu

Anies Baswedan akan Pidato Kebangsaan 17 Agustus, dan Beri Penghargaan Tenaga Medis

Anies Baswedan akan pidato kebangsaan 17 Agustus dan memberikan penghargaan kepada para tenaga medis Indonesia.


Soal Gelar S2 Diduga Palsu, IDI Banten Panggil Ketua IDI Tangerang Selatan

26 Juli 2022

Soal Gelar S2 Diduga Palsu, IDI Banten Panggil Ketua IDI Tangerang Selatan

IDI Banten akan memanggil Ketua IDI Tangsel terpilih Fajar Siddiq untuk meminta penjelasan atas gelar S2 yang diduga palsu.


Keabsahan Gelar S2 Ketua IDI Tangerang Selatan Dipertanyakan

21 Juli 2022

Keabsahan Gelar S2 Ketua IDI Tangerang Selatan Dipertanyakan

Sejumlah anggota IDI Tangerang Selatan mengajukan petisi mempertanyakan keabsahan gelar S2 dokter Fajar Siddiq.


Satgas IDI: Indonesia Masuki Gelombang Keempat Covid-19

15 Juli 2022

Satgas IDI: Indonesia Masuki Gelombang Keempat Covid-19

Dia pada bulan lalu yakin kalau Indonesia sudah memasuki fase endemi Covid-19.


Masyarakat Diimbau Segera Vaksinasi Booster, Ketua IDI: Pandemi Belum Usai

5 Juli 2022

Masyarakat Diimbau Segera Vaksinasi Booster, Ketua IDI: Pandemi Belum Usai

Adib Khumaidi mengatakan pihaknya akan terus menghimbau masyarakat segera melakukan vaksinasi booster atau vaksin dosis ketiga.


IDI: Penggunaan Ganja Medis Masih Perlu Kajian Mendalam

4 Juli 2022

IDI: Penggunaan Ganja Medis Masih Perlu Kajian Mendalam

IDI siap berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan untuk berkolaborasi membuat satu kajian ilmiah mengenai ganja medis.