Irjen Napoleon dan Brigjen Prasetijo Akui Terima Uang Djoko Tjandra

Reporter

Editor

Amirullah

Djoko Tjandra menempati ruangan nomor 1 di Rutan Bareskrim Polri. Dok Istimewa

TEMPO.CO, Jakarta - Inspektur Jenderal Napoleon Bonaparte dan Brigadir Jenderal Prasetijo Utomo mengakui telah menerima uang dari Djoko Tjandra terkait penghapusan red notice. Pengakuan itu diutarakan dalam pemeriksaan pada Selasa, 25 Agustus 2020.

"Sudah kami lakukan pemeriksaan dan mereka telah mengakui menerima aliran dana itu," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono di kantornya, Jakarta Selatan, pada 25 Agustus 2020.

Namun, terkait besaran nominal yang diterima, Awi menolak untuk membeberkannya. Ia mengatakan bahwa hal itu sudah menjadi materi penyidikan, sehingga tak bisa diungkap.

"Sesuai dengan Pasal 17 UU KIP, ada hal-hal yang tidak perlu kami sampaikan di sini dan itu akan terbuka semua di pengadilan," ucap Awi.

Dalam perkara red notice ini, Badan Reserse Kriminal Polri telah menetapkan empat orang sebagai tersangka. Mereka adalah Irjen Napoleon Bonaparte dan Brigadir Jenderal Prasetijo Utomo sebagai penerima suap. Sedangkan Tommy Sumardi dan Djoko Tjandra sebagai tersangka pemberi suap.






Mantan Jaksa Pinangki Bebas Bersyarat, Apa Ketentuannya?

27 hari lalu

Mantan Jaksa Pinangki Bebas Bersyarat, Apa Ketentuannya?

Eks jaksa Pinangki terbukti terima suap Djoko Tjandra divonis 10 tahun, lalu Pengadilan Tinggi Jakarta memangkas menjadi 4 tahun, kini bebas bersyarat


Bebas Bersyarat, Begini Kilas Balik Kasus yang Menjerat Jaksa Pinangki

27 hari lalu

Bebas Bersyarat, Begini Kilas Balik Kasus yang Menjerat Jaksa Pinangki

Jaksa Pinangki, yang baru saja bebas bersyarat, merupakan mantan jaksa yang terseret dalam kasus korupsi dan pencucian uang.


Mantan Jaksa Pinangki Sirna Malasari Bebas Bersyarat

28 hari lalu

Mantan Jaksa Pinangki Sirna Malasari Bebas Bersyarat

Pinangki Sirna Malasari dipenjara karena terbukti menerima suap US$ 500 ribu dari konglomerat Djoko Tjandra.


HUT ke-71 Djoko Tjandra dalam Bui, Dijerat Kasus Korupsi Bank Bali hingga Surat Jalan Palsu

38 hari lalu

HUT ke-71 Djoko Tjandra dalam Bui, Dijerat Kasus Korupsi Bank Bali hingga Surat Jalan Palsu

Hari ini 27 Agustus Djoko Tjandra berusia 71 tahun. Ia terlilit kasus korupsi Bank Bali hingga surat jalan palsu yang menyeret 2 perwira tinggi polisi


Ferdy Sambo dan Kasus Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra, Bui Brigjen Prasetyo Utomo dan Irjen Napoleon Bonaparte

52 hari lalu

Ferdy Sambo dan Kasus Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra, Bui Brigjen Prasetyo Utomo dan Irjen Napoleon Bonaparte

Irjen Ferdy Sambo tersangka kematian Brigadir J terlibat penyelidikan kasus penerbitan surat jalan palsu Djoko Tjandra. Dua perwira Polri dihukum.


Apa Itu Red Notice?

56 hari lalu

Apa Itu Red Notice?

Red Notice dikeluarkan untuk buronan yang dicari, baik untuk penuntutan atau menjalani hukuman.


Interpol Pastikan Red Notice terhadap Surya Darmadi Aktif Sampai 2025

3 Agustus 2022

Interpol Pastikan Red Notice terhadap Surya Darmadi Aktif Sampai 2025

Surya Darmadi ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dan Kejaksaan Agung dalam dua kasus yang berbeda


5 Film dan Serial Seru tentang Spionase

29 Juli 2022

5 Film dan Serial Seru tentang Spionase

Rekomendasi film dan serial seputar dunia spionase, mulai pertarungan sengit sampai dokumenter mengurai cara kerja mata-mata sebenarnya.


Dua Tahun Harun Masiku Bebas Berkeliaran, Begini Lika-liku Perburuannya

20 Mei 2022

Dua Tahun Harun Masiku Bebas Berkeliaran, Begini Lika-liku Perburuannya

Dua tahun Harun Masiku menjadi buron, Komisi Pemberantasan Korupsi pimpinan Firli Bahuri cs belum menemukan jejak tersangka suap itu


Polri akan Terbitkan Red Notice untuk 5 Tersangka Kasus Robot Trading Fahrenheit

23 April 2022

Polri akan Terbitkan Red Notice untuk 5 Tersangka Kasus Robot Trading Fahrenheit

Mabes Polri akan menerbitkan surat perintah pencarian dan penangkapan atau Red Notice untuk lima orang tersangka kasus robot trading Fahrenheit.