AHY Bicara Ancaman Resesi Ekonomi: Sejak Awal Harusnya RI Fokus Atasi Covid-19

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (kiri) dan Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman usai melakukan pertemuan di kantor DPP PKS, Jakarta, Jumat, 24 Juli 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta -Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan pandemi virus Corona adalah akar dari persoalan yang saat ini dihadapi Indonesia, termasuk pelemahan alias resesi ekonomi.

Ia mengibaratkan pandemi adalah api dan tekanan ekonomi adalah asapnya.

AHY meminta pemerintah jangan salah fokus. "Sejak awal, konsentrasi negara harus lebih fokus memadamkan apinya, bukan sibuk memerhatikan kepulan asapnya," katanya melalui akun Twitter, Selasa, 25 Agustus 2020.

Putra sulung Presiden Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menuturkan semua langkah taktis dan strategis penyelamatan kesehatan rakyat dan ekonomi negara ini harus dikawal bersama. Ia menilai krisis yang terjadi sekarang adalah krisis bangsa.

"Mari kita bertanya kepada diri kita, apa yang bisa kita kontribusikan untuk meringankan beban negara dan juga rakyat Indonesia?," tuturnya.

Menurut AHY, tantangan melawan pandemi dan menyelamatkan ekonomi adalah ujian besar bagi persatuan dan komitmen perjuangan bangsa. "Di ranah sosial, kita bisa berkontribusi melalui gerakan peduli dan berbagi, untuk meringankan permasalahan sesama anak bangsa yang hidupnya terdampak," ucap dia.

Adapun bagi yang lain, kata AHY, bisa berkontribusi dengan mengawal dan menjalankan prinsip-prinsip transparansi serta akuntabilitas kebijakan. "Hal ini sangat fundamental, karena akurasi dan efektivitas kebijakan publik dan eksekusinya di lapangan akan menentukan arah nasib bangsa Indonesia ke depan," ujar dia.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia diprediksi akan berada terkontraksi antara 0 sampai minus 2 persen pada kuartal III 2020.

Kondisi ini menandakan Indonesia akan mengalami resesi ekonomi karena pertumbuhan ekonominya negatif dua kuartal berturut-turut.

Menurut Sri Mulyani, proyeksi negatif ini karena aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha belum cukup kuat untuk terus berlanjut. Meski hal ini mulai pulih sejak Juni 2020.






Sri Mulyani Kantongi Rp 126,75 Triliun dari Pajak Kripto hingga Agustus

7 menit lalu

Sri Mulyani Kantongi Rp 126,75 Triliun dari Pajak Kripto hingga Agustus

Sri Mulyani juga terhitung telah mengumpulkan pajak pinjol Rp 107,25 triliun hingga Agustus--terhitung sejak Mei.


Penerimaan Pajak Tembus Rp 1.171,8 Triliun, Sri Mulyani: Melampaui Sebelum Pandemi

1 jam lalu

Penerimaan Pajak Tembus Rp 1.171,8 Triliun, Sri Mulyani: Melampaui Sebelum Pandemi

Sri Mulyani mengatakan capain penerimaan pajak dipengaruhi harga komoditas yang tinggi hingga pulihnya ekonomi.


APBN Surplus 8 Kali Berturut-turut, Sri Mulyani: Pembiayaan Turun

1 jam lalu

APBN Surplus 8 Kali Berturut-turut, Sri Mulyani: Pembiayaan Turun

Sri Mulyani menjelaskan, surplus ini disebabkan pendapatan negara yang mencapai Rp 1.764,4 triliun atau naik 49,8 persen.


Sri Mulyani Sebut APBN Surplus Rp 107,4 Triliun di Tengah Guncangan

1 jam lalu

Sri Mulyani Sebut APBN Surplus Rp 107,4 Triliun di Tengah Guncangan

Sri Mulyani mengklaim pemerintah berhasil menjaga keuangan negara tetap surplus hingga bulan lalu.


The Fed Hawkish, Sri Mulyani: Aliran Modal Asing Keluar Tembus Rp 16,3 Triliun

2 jam lalu

The Fed Hawkish, Sri Mulyani: Aliran Modal Asing Keluar Tembus Rp 16,3 Triliun

Sri Mulyani mengatakan situasi tersebut tidak terelakkan karena kebijakan The Fed yang hawkish menyebabkan pasar obligasi mengalami outflow.


Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah .1411 Orang, Terbanyak dari Jakarta

1 hari lalu

Kasus Covid-19 Hari Ini Tambah .1411 Orang, Terbanyak dari Jakarta

Kasus Covid-19 di Indonesia bertambah 1.411 pada hari ini. Kasus terbanyak disumbang oleh DKI Jakarta yaitu 580 orang.


Dana Otsus Papua, Stafsus Sri Mulyani: Dukungan Fiskal Rp 1.092 T untuk Tingkatkan Kesejahteraan

1 hari lalu

Dana Otsus Papua, Stafsus Sri Mulyani: Dukungan Fiskal Rp 1.092 T untuk Tingkatkan Kesejahteraan

Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo menjelaskan Dana Otsus Papua yang sebelumnya disinggung oleh Mahfud MD.


Mahfud MD Sebut Dana Otsus Papua Rp 1.000 Triliun, Ini Respons Stafsus Sri Mulyani

1 hari lalu

Mahfud MD Sebut Dana Otsus Papua Rp 1.000 Triliun, Ini Respons Stafsus Sri Mulyani

Stafsus Sri Mulyani angkat bicara menanggapi pernyataan Mahfud MD soal dana Otsus Papua yang mencapai Rp 1.000 triliun.


UNWTO: Sektor Pariwisata Pulih 2022 Setelah Pandemi

2 hari lalu

UNWTO: Sektor Pariwisata Pulih 2022 Setelah Pandemi

UNWTO mencatat pariwisata merupakan sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir.


Terpopuler Bisnis: PHK 300 Lebih Karyawan Indosat, dari Staf hingga Senior VP dan Ribut Gunting Pita

2 hari lalu

Terpopuler Bisnis: PHK 300 Lebih Karyawan Indosat, dari Staf hingga Senior VP dan Ribut Gunting Pita

Berita terpopuler ekonomi dan bisnis sepanjang Jumat kemarin, 23 September 2022, dimulai dengan Indosat Ooredoo Hutchison melakukan PHK.