Kejagung Sebut Proses Pemeriksaan Djoko Tjandra Didampingi Dokter

Reporter

Djoko Tjandra menempati ruangan nomor 1 di Rutan Bareskrim Polri. Dok Istimewa

TEMPO.CO, Jakarta - Djoko Tjandra telah selesai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung pada Selasa malam, 25 Agustus 2020. Ia diperiksa pada pukul 17.40 WIB hingga 20.40 WIB oleh penyidik untuk tersangka Jaksa Pinangki Sirna Malasari.

Usai menjalani pemeriksaan, Djoko atau Joko Tjandra tak berkomentar. Ia langsung masuk ke dalam mobil tahanan. Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Ali Mukartono mengatakan selama proses pemeriksaan Djoko Tjandra didampingi oleh dokter.

"Tadi kan ada kabar sakit makanya kami cek bawa dokter. Ternyata dokter mengatakan sakitnya tidak menghalangi pemeriksaan," ujar Ali di kantornya, Jakarta Selatan, pada Selasa, 25 Agustus 2020.

Dalam kasus dugaan gratifikasi, Kejaksaan Agung telah menetapkan Jaksa Pinangki sebagai tersangka dan menahannya pada 12 Agustus 2020. Penyidik menjerat Jaksa Pinangki dengan Pasal 5 ayat (2), Pasal 11, dan Pasal 12 a dan b UU 20/2001 Tipikor.

Jaksa Pinangki diduga menerima sejumlah uang terkait proses penerbitan fatwa di Mahkamah Agung (MA) untuk Joko Tjandra yang sempat buronan selama 11 tahun.

Baca juga: Jaksa Agung Diduga Tahu Kongkalikong Jaksa Pinangki dengan Djoko Tjandra

ANDITA RAHMA






Korban Kasus KSP Indosurya 23 Ribu Orang, Kejagung: Kerugian Terbesar dalam Sejarah Rp 106 Triliun

14 jam lalu

Korban Kasus KSP Indosurya 23 Ribu Orang, Kejagung: Kerugian Terbesar dalam Sejarah Rp 106 Triliun

Kerugian dalam kasus KSP Indosurya disebut Kejaksaan Agung sebagai yang terbesar dalam sejarah yaitu Rp 106 triliun dengan 23 ribu korban.


Soal Penahanan Putri Candrawathi, Jampidum: Kewenangan Jaksa Penuntut Umum

15 jam lalu

Soal Penahanan Putri Candrawathi, Jampidum: Kewenangan Jaksa Penuntut Umum

Jaksa bisa saja melakukan penahanan apabila khawatir Putri Candrawathi melarikan diri, merusak barang bukti, dan melakukan tindak pidana lain.


Alasan Kejaksaan Agung Gabungkan Dua Perkara yang Jerat Ferdy Sambo

15 jam lalu

Alasan Kejaksaan Agung Gabungkan Dua Perkara yang Jerat Ferdy Sambo

Kejaksaan Agung mengungkapkan alasan penggabungan dua perkara yang menjerat Ferdy Sambo yaitu pembunuhan berencana dan obstruction of justice.


Kejaksaan Nyatakan Berkas Ferdy Sambo Cs Sudah P21

17 jam lalu

Kejaksaan Nyatakan Berkas Ferdy Sambo Cs Sudah P21

Kejaksaan Agung menyatakan berkas perkara pembunuhan Brigadir J dengan tersangka Ferdy Sambo Cs telah lengkap atau P21.


Dua Calon Pimpinan KPK Pengganti Lili Pintauli: Jonanis Tanak dan I Nyoman Wara

21 jam lalu

Dua Calon Pimpinan KPK Pengganti Lili Pintauli: Jonanis Tanak dan I Nyoman Wara

Direktur Tata Usaha Negara Kejagung, Johanis Tanak, dan auditor BPK, I Nyoman Wara, bakal menjalani uji kelayakan calon pimpinan KPK


Jampidsus Ingatkan Anak Buahnya Tak Gentar Hadapi Upaya Perlawanan Koruptor

1 hari lalu

Jampidsus Ingatkan Anak Buahnya Tak Gentar Hadapi Upaya Perlawanan Koruptor

Jampidsus Febrie Adriansyah mengingatkan jajarannya tak takut hadapi upaya perlawanan para koruptor dengan tetap menjalankan tugas secara profesional


Kejar Target Kejaksaan Agung Teliti Kelengkapan Berkas Ferdy Sambo

1 hari lalu

Kejar Target Kejaksaan Agung Teliti Kelengkapan Berkas Ferdy Sambo

Kejaksaan Agung sedang mengejar target untuk menyelesaikan pemeriksaan tentang kelengkapan berkas kasus Ferdy Sambo


Ferdy Sambo Cs Diserahkan ke Jaksa pada Pekan Depan, Polri: Kalau Berkasnya Sudah Lengkap

1 hari lalu

Ferdy Sambo Cs Diserahkan ke Jaksa pada Pekan Depan, Polri: Kalau Berkasnya Sudah Lengkap

Polri akan menyerahkan Ferdy Sambo Cs ke Jaksa Penuntut Umum pada pekan depan jika berkas perkara pembunuhan Brigadir J sudah dinyatakan lengkap.


Kejagung Selesaikan Berkas Perkara Ferdy Sambo dkk Paling Lambat Akhir Pekan Ini

2 hari lalu

Kejagung Selesaikan Berkas Perkara Ferdy Sambo dkk Paling Lambat Akhir Pekan Ini

Kapuspenkum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana mengatakan jaksa segera menyelesaikan berkas perkara Ferdy Sambo dkk paling lambat akhir minggu ini.


Hasnaeni 'Wanita Emas' Tersangka Korupsi Waskita Beton: Pernah Nyalon Gubernur DKI dan Bagi-bagi Uang

5 hari lalu

Hasnaeni 'Wanita Emas' Tersangka Korupsi Waskita Beton: Pernah Nyalon Gubernur DKI dan Bagi-bagi Uang

Mischa Hasnaeni Moein atau wanita emas ditetapkan tersangka dalam perkara dugaan korupsi pegadaan proyek fiktif pada PT Waskita Beton Precast, Tbk.